UCAN Indonesia Catholic Church News
LA CIVILTÀ CATTOLICA

Paus menyumbangkan Kue Bulan untuk para napi di Hong Kong

12/09/2013

Paus menyumbangkan  Kue Bulan untuk para napi di Hong Kong thumbnail

 

Tanggapan Paus Fransiskus terhadap permintaan untuk menyumbangkan Kue Bulan secara simbolis kepada para napi di Hong Kong telah membawa kegembiraan dan banjir sumbangan uang tunai setelah acara itu diluncurkan pekan lalu.

Kardinal Zen dari Hong Kong mengeluarkan permintaan tersebut pada Agustus karena Paus baru yang dikenal amal dan memperhatikan masyarakat miskin ketika menjadi Kardinal Argentina, “maka saya menduga ia juga tertarik untuk menyumbangkan Kue Bulan kepada para nara pidana (napi) di sini”, kata Kardinal Zen.

Kue Bulan adalah kue tradisional yang dimakan selama festival tradisional Cina, yang tahun ini jatuh pada 19 September, dan Kardinal Zen selama tiga tahun terakhir telah menyumbangkan kue tersebut kepada para napi di penjara-penjara di seluruh Hong Kong.

Tak lama setelah permintaannya, Paus Fransiskus mengirim kartu ucapan yang ditulis dalam bahasa Italia: Umat beriman terkasih, saya dengan senang hati bergabung bersama Anda untuk menyumbangkan Kue Bulan kepada saudara-saudara kita di penjara Hong Kong. Yesus menerima kita di pintu surga. Selamat Festival Kue Bulan! Salam dan berkat saya untuk Anda, PP Francesco.

Kardinal Zen menerjemahkan pesan itu dan dicetak di bagian belakang foto yang diambil pada Juni lalu ketika dia merayakan Misa bersama Paus itu di Casa Santa Marta. Kartu-kartu itu telah dikeluarkan untuk setiap pendonor Kue Bulan.

Sejak seruan pekan lalu dengan menampilkan foto dan pesan tersebut pihaknya telah memperoleh sumbangan dana lebih dari HK $ 170.000 untuk membeli kue tersebut. Kardinal Zen mengatakan dana itu hampir memenuhi target untuk membeli lebih dari 10.000 Kue Bulan.

Para relawan telah mendaftarkan diri untuk mendistribusikan kue tersebut ke kantor-kantor pemerintah untuk dikirim ke semua 23 penjara, lembaga pemasyarakatan, pusat rehabilitasi dan pusat pengobatan pencandu narkoba di Hong Kong menjelang festival.

Sumber: Pope donates mooncakes to Hong Kong prisoners

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Seorang imam di Cina diadili tanpa ada putusan
  2. Umat Katolik ikut protes menentang rudal Korea Selatan
  3. Imam ini menuduh pemerintah mengincar aktivis Filipina
  4. Kecurigaan atas terpilihnya Carrie Lam jadi pemimpin Hong Kong
  5. Suster yang dibunuh di India ini akan segera dibeatifikasi
  6. Paus minta calon penerima Krisma agar tidak lakukan ‘bully’
  7. Militer Myanmar hadang bantuan untuk pengungsi
  8. Gereja di NTT dapat nilai merah untuk keterlibatan sosial
  9. Etnis Rakhine tolak status kewarganegaraan Rohingya
  10. Calon terkuat pemimpin Hong Kong ini bicara soal iman Katolik
  1. tidak nyaman untuk Hongkong......
    Said Jenny Marisa on 2017-03-28 16:18:04
  2. Salut utk postingan ini, rupanya kerajaan Allah sangat dekat dihati jika org org...
    Said Oklan liunokas on 2017-03-28 12:52:25
  3. Bagaimana mau memperhatikan kesejahteraan umatnya, di bebera desa, umatnya dimin...
    Said Boni on 2017-03-28 06:58:45
  4. Sangat bagus untuk kami renung...
    Said Paulus Parmos on 2017-03-27 20:24:30
  5. Ini menjadi tganggung jawab semua pihak. Para tokoh di mana saja ikut bertanggun...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-03-27 15:26:32
  6. kesejahteraan fisik, material, harus diperhatikan oleh permerintah. Upaya gereja...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-27 10:50:35
  7. Retreat is really helpful and crucial since by having special chance in silence ...
    Said Alot Andreas on 2017-03-26 15:18:10
  8. industri malah sering bikin susah.. di Indonesia saat ini petani menolak dibangu...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-23 11:34:22
  9. alam yang subur, tanah pertanian, perkebunan sayang kalau digunakan untuk indust...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-23 08:57:04
  10. Tetap maju terus perjuangan hidup di planet ini penjara besar sudah terlepas mak...
    Said NIKODEMUS KOWIP on 2017-03-21 15:38:37
UCAN India Books Online