UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus membuat kejutan baru dengan menulis ke surat kabar

13/09/2013

Paus membuat kejutan baru dengan menulis ke surat kabar thumbnail

 

Paus Fransiskus? telah membuat kejutan lagi dengan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menulis surat panjang ke sebuah koran harian Italia, untuk menjelaskan iman kepada kaum ateis.

Surat sebanyak 2.500 kata itu, ditulis dalam menanggapi editorial 7 Juli dan 7 Agustus oleh Eugenio Scalfari, pendiri surat kabar La Repubblica, terutama membahas tema tentang iman, Gereja dan budaya sekuler saat ini.

Scalfari menulis artikel tersebut, selain?menunjukkan kekagumannya terhadap Bapa Suci, tetapi juga dalam menanggapi ensiklik pertama Paus Fransiskus, Lumen Fidei (Terang Iman), yang dikeluarkan pada Juli lalu.

Setelah memuji Paus itu dan cintanya terhadap orang miskin, Scalfari mengajukan tiga pertanyaan pada editorial terakhir 7? Agustus. Scalfari tidak mengharapkan seseorang untuk menjawab pertanyaannya.

Pertama, apakah belas kasih Tuhan termasuk orang yang tidak percaya kepada Tuhan; kedua, apakah dosa meragukan eksistensi kebenaran absolut; dan ketiga, apakah iman? kepada Tuhan hanyalah produk pemikiran manusia.

Dalam surat jawabannya, yang diterbitkan dalam edisi kemarin dari surat kabar itu, Paus Fransiskus mulai dengan mengatakan “itu adalah positif, bukan hanya bagi kami secara individu tetapi juga bagi masyarakat di mana kita hidup. Kita berhenti sejenak untuk berdialog tentang realitas yang sama pentingnya terkait iman, yang mengacu pada pewartaan dan sosok Yesus.”

“Belas kasih Tuhan tidak memiliki batas jika kita kembali kepada-Nya dengan hati yang tulus dan penyesalan.”

“Tuhan sudah menyelamatkan kita semua, dengan darah Kristus. Kita semua, bukan hanya kepada orang Katolik. Tetapi, setiap orang. Bahkan ateis”.

Dia mengatakan iman, pertama kali dilihat sebagai simbol cahaya, telah dicap sebagai “kegelapan takhayul” dan “bertentangan dengan terang akal budi” dalam budaya modern saat ini, yang dibentuk oleh Pencerahan.

Kurangnya komunikasi di antara Gereja dan budaya modern, kata Paus Fransiskus “sudah saatnya” dilakukan dialog dan Konsili Vatikan II “memulai” komunikasi semacam itu, dengan “dialog terbuka tanpa prasangka.”

Sumber: Pope springs new surprise by writing to a newspaper

 

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  2. Ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan dibahas dalam acara buka puasa bersama lintas agama
  3. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  4. Pesan Toleransi Azizah Bagi Hubungan Antaragama
  5. Umat Katolik di Hong Kong adakan ibadat Jalan Salib demi demokrasi
  6. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  7. Dana Aspirasi wadah DPR melakukan 'perampokan ilegal'
  8. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  9. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  10. Pendidikan alternatif membawa harapan warga miskin di Filipina
  1. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  2. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  3. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  4. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  5. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  6. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  7. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  8. Ketika rumah bukan lagi sebuah tempat aman
  9. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  10. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online