UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Perdana Menteri Thailand undang Paus Fransiskus kunjungi negaranya

13/09/2013

Perdana Menteri Thailand undang Paus Fransiskus kunjungi negaranya thumbnail

 

Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra mengundang Paus Fransiskus untuk mengunjungi negaranya selama audiensi pertama dari kepala pemerintahan Thailand di Vatikan.

Shinawatra bertemu secara pribadi dengan Paus Fransiskus pada 12 September, selama perjalanannya ke Eropa.

“Yang Mulia menjawab bahwa ia mungkin pergi ke Thailand tahun depan,” kata Duta Besar Thailand untuk Takhta Suci, Chalermpol Thanchitt, kepada ucanews.com.

“Kami sangat menyambut baik Bapa Suci ke Thailand,” tambahnya.

Paus Fransiskus mengatakan bahwa perjalanannya ke Asia adalah salah satu prioritas, karena pendahulunya Paus Benediktus XVI belum pernah ke Asia? selama masa kepausannya.

India dan Filipina kemungkinan akan menjadi tujuan dan sangat disarankan bahwa Paus mengunjungi Sri Lanka juga.

Dalam pertemuan singkat mereka di Vatikan, kedua pemimpin itu juga membahas peran umat Katolik dan Protestan di Thailand, yang jumlahnya sekitar 400.000 jiwa.

Shinawatra memuji “kontribusi yang mereka berikan kepada masyarakat, terkait pendidikan dan sumber daya manusia.”

Menurut pernyataan Vatikan, kedua pemimpin itu “selanjutnya membahas berbagai hal terkait kepentingan internasional saat ini dan situasi politik di Asia, dengan fokus secara khusus pada pentingnya dialog antarbudaya dan antaragama untuk memajukan hak asasi manusia, perdamaian dan keadilan di seluruh kawasan itu.”

Sumber: Thai PM has audience with Pope Francis

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. 16 RS ditunjuk sebagai pusat rehabilitasi narkoba
  2. Orang Asia masih mengenang dampak kunjungan Paus Fransiskus
  3. Orang Kristen mulai bergabung melawan ISIS
  4. Pembongkaran gereja di Cina terus berlanjut
  5. Paus Fransiskus: Berperilaku buruk adalah manusiawi, tetapi bukan Kristen
  6. Serikat Guru: Kurikulum 2013 itu celaka 13
  7. Imam Maryknoll yang berani mengadakan berbagai misi ke Korea Utara
  8. Setelah SBY dinilai gagal pelihara kebebasan beragama, kini harapan ada pada Jokowi
  9. Presiden SBY meresmikan Situs Pekabaran Injil di Papua Barat
  10. Dalam 6 bulan, 2.677 istri di Malang gugat cerai suami
  1. Argumen “Pro Life” dan “Pro Choice”
  2. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  3. Paus Fransiskus: Berperilaku buruk adalah manusiawi, tetapi bukan Kristen
  4. Orang Kristen mulai bergabung melawan ISIS
  5. Sekjen PBB puji Bhineka Tunggal Ika
  6. Pendeta dihukum 10 tahun di balik jeruji besi
  7. Menag: Gerakan radikalisme Islam ancam keutuhan NKRI
  8. Jokowi bersedia bentuk Pengadilan HAM Ad Hoc
  9. Pemuda dunia bahas persatuan dalam keberagaman di Bali
  10. Tiga usulan SETARA untuk Jokowi-JK dalam penyelesaian HAM
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online