UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Tokoh agama diseleksi untuk mendampingi PSK Dolly

13/09/2013

Tokoh agama diseleksi untuk mendampingi PSK Dolly thumbnail

Ilustrasi

 

Rencana pendampingan untuk PSK di lokalisasi Dolly dan Jarak di Surabaya terus dimatangkan.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya sudah menyeleksi ke-70 tokoh agama yang akan diterjunkan ke tempat prostitusi tersebut. Bila diperlukan, mereka berencana menambah tokoh masyarakat setempat.

Kepala Dinsos Supomo mengatakan, pihaknya sudah menerima beberapa nama tokoh agama yang direkomendasikan. Lantas, dilakukan seleksi. Tokoh agama itu harus bisa diterima di kalangan PSK. Selain itu, para tokoh agama diharapkan bisa membekali PSK dengan pengetahuan tentang mengaji dan salat.

Para dai tersebut berasal dari Kelurahan Banyu Urip, Putat Jaya, dan Pakis. “Selain dai, kami melibatkan tokoh masyarakat. Mereka diajak turun langsung untuk membantu tugas para dai itu,” katanya.

Rudi Musbiyantoro dari Bina Sosial Keagamaan Dinsos Surabaya mengatakan, pihaknya akan memanggil ke-70 tokoh agama tersebut setelah menerima daftar nama dari kecamatan. Mereka akan mendapat pembekalan di kantor Dinsos Surabaya.

Pembekalan itu berupa cara berkomunikasi yang baik dengan PSK, persuasif dalam memberikan materi, serta bagaimana bertindak jika terjadi penolakan dari warga.

“Jadi, kalau ada penolakan dari PSK, mereka sudah tahu jurusnya,” ucapnya.

Rudi mengaku optimistis pendampingan itu akan berhasil. Sebab, berdasar survei yang dilakukan dinsos di Dolly dan Jarak, sebesar 30-50 persen PSK sudah bisa mengaji dan salat. Tinggal diintensifkan pendalaman tentang agama.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Oktober 2013. Sekitar lebih dari 1.000 PSK beroperasi di dua lokalisasi terbesar di Jawa Timur itu.

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Para mantan pastor di India meluncurkan ‘layanan sewa pastor’
  2. Catat! PKS janji akan membangun sebuah gereja di Flores
  3. Untuk mencegah terorisme, BNPT perkuat ‘Pesantren Bersinar’
  4. Kisah mantan teroris yang kini menjadi penabur damai
  5. Katolik Bangladesh refleksi tantangan kehidupan keluarga
  6. Presiden Filipina mempertanyakan keberadaan Tuhan
  7. Uskup Maumere mengundurkan diri
  8. Uskup ’bawah tanah’ dipindahkan lagi ke wilayah terpencil
  9. Gereja Pasifik tetap dukung Papua kembali ke keluarga Melanesia
  10. Aktivis Filipina mengutuk pembunuhan pemimpin kelompok petani
  1. Sayang, dari sisi iman dia bukan tipe yang patut disegani. Dia memilih menjadi m...
    Said St.S.Tartono on 2016-09-29 08:56:46
  2. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  3. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  4. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  5. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  6. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  7. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  8. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  9. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
  10. Profisiat Mgr.... Semoga Tuhan sentiasa menaungi dan melindungi Bapa Uskup dalam...
    Said Permata on 2016-09-04 17:51:22
UCAN India Books Online