UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

FKUB jangan jadi “pemadam kebakaran”

18/09/2013

FKUB jangan jadi “pemadam kebakaran” thumbnail

 

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) diminta lebih berperan dalam menciptakan kerukunan masyarakat di daerah masing-masing. Peran FKUB dinilai sangat penting untuk mencegah konflik antarumat beragama maupun intra-agama.

Hal itu terungkap dalam diskusi Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantapan Harmonisasi yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Polhukam, di Jakarta, Selasa (17/9/2013), seperti dilansir kompas.com.

“FKUB diharapkan mampu menjadi fasilitator dan membina masyarakat. FKUB perlu melakukan langkah preventif terhadap masalah. Jangan sampai seperti pemadam kebakaran,” kata Sesmenko Polhukam Langgeng Sulistiyono, seperti disampaikan Plt Deputi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam Arif Moekiat.

Langgeng juga berharap agar FKUB juga menyentuh sampai tingkat bawah. Pasalnya, meski sudah ada sejak 2006, masih banyak masyarakat yang belum mengerti tugas dan fungsi FKUB. Publik masih ada yang menganggap FKUB bentukan pemerintah.

Peneliti Balitbang Kementerian Agama Ahmad Syafi’i Mufid menambahkan, konflik berlatar belakang agama di berbagai daerah bisa terjadi salah satunya lantaran kurangnya peran FKUB. Ia memberi contoh, konflik di Sampang, Madura.

Ahmad lalu bercerita bagaimana peran FKUB di Jakarta. Menurut Ketua FKUB Jakarta itu, pertemuan antarpemuka agama rutin digelar dua kali selama sepekan untuk membahas masalah intoleransi di Jakarta. Tak ada dana dari pemerintah. Semua kegiatan, kata dia, dibiayai oleh majelis agama.

Begitu terjadi konflik, tambah Ahmad, FKUB bergerak. Hal ini juga dilakukan ketika kampanye berbau SARA saat Pilgub Jakarta tahun 2012.

“FKUB harus menyadarkan perbedaan. Orang tidak mungkin hidup tanpa perbedaan,” kata dia.

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  2. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  3. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  4. Paus menantang gagasan tentang 'teori gender'
  5. Menjalin kerukunan beragama di Wonosobo
  6. Gereja perlu berjalan bersama dengan umat beriman lain
  7. Ujian Nasional dinilai hanya pemborosan
  8. Konferensi Waligereja Australia menentang euthanasia
  9. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  10. Keluarga menandai setahun tragedi 'Sewol'
  1. Romo Budi gelar konser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  2. 21.600 anak Indonesia alami kekerasan
  3. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  4. Politisi Hong Kong berkomentar ‘rasis’ terhadap PRT
  5. KAA harus komitmen lawan perbudakan ekonomi negara maju
  6. Ujian Nasional dinilai hanya pemborosan
  7. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  8. India berdebat tentang undang-undang anti-konversi
  9. Tiongkok menghukum penjara jurnalis veteran akibat merilis ‘rahasia negara’
  10. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online