UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Tempat Yesus memberi makan 5 ribu orang ditemukan

September 18, 2013

Tempat Yesus memberi makan 5 ribu orang ditemukan

 
 
Sebuah kota yang berusia lebih dari 2.000 tahun telah ditemukan di barat laut pantai Laut Galilea, tepatnya di Lembah Ginosar, Israel.

Kota kuno yang diduga sebagai Dalmanutha itu digambarkan dalam Injil Markus sebagai tempat Yesus mendarat setelah dia memberikan makan kepada 5 ribu orang dengan menggunakan lima roti dan dua ikan.

Hal itu diungkapkan oleh Ken Dark dari University of Reading, Inggris, pemimpin tim yang melakukan survei lapangan ke kota kuno itu.

Arkeolog juga menduga sebuah perahu kenamaan yang berusia sekitar 2.000 tahun dan ditemukan tahun 1986, ditemukan di garis pantai kota yang baru ditemukan itu.

Bukti yang ditemukan oleh tim itu menunjukkan bahwa kota itu sangat sejahtera di masa lalu.

“Kami menemukan gelas dan perlengkapan rumah tangga mewah,” tulis Dark dalam artikel yang diterbitkan dalam edisi terbaru Palestine Exploration Quarterly.

Peninggalan arsitektur dan tembikar yang ada menunjukkan bahwa warga Yahudi dan penganut politeisme tinggal dalam damai dalam sebuah komunitas di kota tersebut.

Selain itu, para arkeolog menemukan bahwa perbatasan selatan kota itu berjarak 150 meter dari sebuah kota kuno lain yang dikenal sebagai Magdala.

Potongan Salib Yesus ditemukan Arkeolog

Tim arkeolog menemukan salib di dalam Gereja Balatlar yang berada di Turki. Mereka memercayai bahwa salib yang mereka temukan adalah salib suci Yesus Kristus.

Mereka telah menggali di bangunan Gereja Balatlar kuno yang dibangun pada abad ketujuh di Sinop, Turki, di tepi Laut Hitam dan menemukan sebuah peti batu yang berisi benda-benda yang terhubung dengan Yesus Kristus. Gereja ini dibangun tahun 660, telah terbukti sebagai situs penggalian yang sangat kaya.

Batu tersebut kemudian diteliti di laboratorium untuk pengujian lebih lanjut. Para wartawan yang berada di lokasi melaporkan bahwa pada batu yang ditemukan terdapat ukiran salib.

Banyak gereja mengaku memiliki peninggalan yang disebut Salib Tuhan, meskipun keaslian benda-benda yang ditemukan tidak dapat diterima sepenuhnya oleh para sarjana dan ilmuwan.

Tapi apa yang awalnya terjadi pada salib Yesus, dan mengapa itu muncul sekarang? Legenda mengatakan bahwa ibu Kaisar Konstantinus, Helena, menemukan salib di Yerusalem dan mendistribusikan potongan kayu kepada para pemimpin agama di Yerusalem, Roma, dan Konstantinopel.

Sumber: metrotvnews.com

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi