UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Krisis kebhinekaan, Maarif Institute luncurkan penelitian

19/09/2013

Krisis kebhinekaan, Maarif Institute luncurkan penelitian thumbnail

 

Maarif Institute, sebuah lembaga kampanye terkemuka tentang pluralisme di tanah air, telah meluncurkan Moeslim Abdurrahman Fellowship 2013 untuk mendorong orang muda Muslim melakukan penelitian tentang peran Islam di Indonesia kontemporer.

Program ini diadakan setelah mendiang Moeslim Abdurrahman, cendikiawan Muslim dan mantan ketua Maarif Institute, yang dikenal karena keberaniannya dalam memerangi konservatisme agama dan mempromosikan dialog antaragama di negara mayoritas Muslim ini.

“Program ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan pemikiran kritis [ditampilkan oleh] Moeslim Abdurrahman terkait isu-isu sosial, budaya dan nasional,” kata direktur eksekutif Maarif Institute Fajar Riza ul Haq dalam sebuah pernyataan pada Selasa, seperti dilansir The Jakarta Post.

Ia mengatakan program itu dilatarbelakangi krisis kebinekaan akhir-akhir ini dan menguatnya ketidakadilan sosial di tengah masyarakat.

Mahasiswa dan lulusan universitas yang masih segar didorong untuk mengajukan proposal penelitian untuk program itu. Proposal yang terpilih akan menerima pelatihan selama enam bulan terkait metode penelitian, penulisan dan karya-karya mereka akan diterbitkan dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Maarif Institute.

Tim panitia seleksi adalah Dr. Sukardi Rinakit, Dr. Luthfi Assyaukanie, Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, Dr. Ahmad Najib Burhani, dan Rikard Bangun. Batas waktu pengajuan proposal penelitian pada 31 Oktober.

MAARIF Institute didirikan tahun 2002 dengan komitmen dasar sebagai gerakan kebudayaan dalam konteks keislaman, kemanusiaan, dan keindonesiaan, yang merupakan hal pokok dan terpenting dalam perjalanan intelektualisme dan aktvisme Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan mantan Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP).

Foto: maarifinstitute.org

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Berkat doanya kepada Bunda Maria, buruh Katolik bisa mengatasi masa sulit
  2. Katedral bersejarah di Malaysia akan direnovasi lebih dari setahun
  3. Sant’Egidio perkuat persahabatan dengan kaum papa lewat buka puasa
  4. Warga Tionghoa Katolik dan Protestan bagikan paket takjil kepada umat Muslim
  5. Pengawas partai meningkatkan kontrol terhadap agama
  6. Benediktin kecam penodaan salib di Vietnam
  7. Vatikan angkat Romo Pidyarto jadi uskup Malang
  8. Wakil Ketua DPRD terbang dengan paralayang membawa Salib IYD
  9. Kardinal Tagle desak belas kasihan dimasukkan ke dalam aksi
  10. Ketua ICMI: Umat Islam harus siap-siap terima pemimpin beda keyakinan
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online