UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Seorang imam diekskomunikasi

September 26, 2013

Seorang imam diekskomunikasi

Pastor Greg Reynolds menunjukkan surat pemecatannya.

 

Pastor Greg Reynolds telah dipecat dan diekskomunikasi terkait dukungannya bagi imam wanita dan pernikahan gay  (sejenis), yang merupakan  pastor pertama yang diekskomunikasi di Melbourne, Australia.

Perintah pemecatan itu datang langsung dari Vatikan, bukan dari permintaan Uskup Agung Melbourne Mgr Denis Hart, dan tampaknya pemecatan  itu dilakukan menyusul penyelidikan rahasia, demikian Pastor Reynolds.

Surat ekskomunikasi tertanggal 31 Mei itu ditulis dalam bahasa Latin dan memberikan tanpa alasan, yang berarti pemecatan itu berada di bawah otoritas Paus Fransiskus dan hal itu menjadi berita utama pekan lalu.

Pastor Reynolds, yang mengundurkan diri sebagai pastor paroki tahun 2011 dan tahun lalu mendirikan Inclusive Catholics, mengatakan ia berharap hanya dipecat, tetapi bukan diekskominukasi. Tapi, ekskomunikasi itu, katanya, ia akan tetap menjalankan pelayanan yang sama.

“Di masa-masa lalu ekskomunikasi adalah sesuatu yang luar biasa, tetapi saat ini hirarki telah kehilangan kepercayaan dan hormat,” katanya.

”Saya melakukan hal ini karena saya telah mengikuti hati nurani saya tentang penahbisan perempuan dan pernikahan gay.”

…. Pastor Reynolds mengatakan ia dipanggil untuk bertemu Kepala Katedral St. Patrick, John Salvano, pengacara canon, untuk membahas beberapa isu”  pada Rabu pagi.

Ketika ia tiba, Pastor Salvano menerjemahkan sebuah surat yang ditujukan kepadanya.

“Dia mengatakan kepada saya bahwa Mgr Denis Hart tidak memecat saya, tetapi orang lain yang tidak diketahui telah memecat dia dan silahkan menghubungi Kongregasi Ajaran Iman (yang melakukan Penyelidikan sebelumnya).

”Vatikan tidak pernah menghubungi saya, dan pihaknya tidak memberikan penjelasan,” tambahnya.

Sumber: Australian rebel priest excommunicated

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi