UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

UN gagal tingkatkan mutu pendidikan

26/09/2013

UN gagal tingkatkan mutu pendidikan thumbnail

 

Konvensi tentang Ujian Nasional (UN) diselenggarakan selama dua hari sejak Kamis (26/9)-Jumat (27/9). Namun, pelaksanaan konvensi itu ditentang banyak kalangan pendidikan karena dinilai hanya digunakan sebagai alat untuk menjustifikasi pelaksanaan UN.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, Selama 10 tahun UN berjalan, siswa terpuruk dan sesuai data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), mayoritas sekolah tetap berada di bawah standar layanan minimal pendidikan.

?Jadi, jelas UN gagal disebut sebagai pengendali mutu pendidikan,? kata Retno, Kamis (26/9), seperti dilansir sinarharapan.com.

Anggota Koalisi Reformasi Pendidikan (KRP) ini menambahkan, ?Sangat disayangkan, di akhir masa jabatan SBY meninggalkan legasi buruk bagi bangsa Indonesia,? katanya.

Ketua Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA) M Ihsan menilai Mendikbud tidak melihat anak dalam perspektif anak, tetapi dari sudut pandang orang dewasa.

?Saya menyayangkan kepentingan Kementerian tidak menyentuh kepentingan terbaik anak,? tutur Ihsan kepada SH, Kamis (26/9) pagi, mengomentari rencana Konvensi Ujian Nasional (UN) oleh Mendikbud di Kemendikbud siang ini.

Menurutnya, indikator UN sudah jelas sangat dangkal dan tidak menghargai hak anak. ?Jika Mendikbud memaksakan keinginannya dengan mencari legitimasi dan tidak mau mendengarkan suara anak, satu-satunya cara adalah Presiden SBY yang harus meluruskan cara berpikir Mendikbud,? tutur Ihsan.

Ihsan mengimbau Presiden SBY agar memberikan arahan kepada Mendikbud bahwa anak memiliki kecerdasan jamak. UN telah mengabaikan kecerdasan jamak tersebut sehingga anak dilihat dari pendekatan akademis.

?Padahal, ada anak yang memiliki bakat olahraga, seni, dan keterampilan. Semua bakat itu juga perlu dikembangkan,? katanya.

Sementara itu Mendikbud Mohammad Nuh seperti dilansir Antara mengatakan, pemerintah akan tetap menyelenggarakan UN sesuai amanat UU Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah tentang Standar Nasional Pendidikan.

“Undang-Undang mengamanatkan pemerintah untuk membuat aturan teknis pelaksanaan. Bagaimana mau evaluasi pengendalian mutu pendidikan secara nasional kalau tidak dilaksanakan secara nasional,” kata Mendikbud kepada pers di Jakarta, Rabu.

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Para uskup Pakistan himbau umat Kristiani merayakan Natal secara sederhana
  2. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  3. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  4. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  5. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  6. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  7. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  8. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  9. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  10. Pemuda-Pemudi Muslim meriahkan Christmas Carol di Ambon
  1. Para uskup Pakistan himbau umat Kristiani merayakan Natal secara sederhana
  2. Muhammadiyah tak haramkan Muslim ucapkan Natal
  3. Pemuda-Pemudi Muslim meriahkan Christmas Carol di Ambon
  4. Agama Sebagai Permainan Politik: Meningkatnya Intoleransi di Indonesia
  5. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  6. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  7. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  8. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  9. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  10. Analis: Indonesia perlu strategi baru untuk membendung ekstremisme Islam
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online