UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Komnas HAM siap tangani penyegelan Gereja St. Bernadette

27/09/2013

Komnas HAM siap tangani penyegelan Gereja St. Bernadette thumbnail

 

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera menyelidiki penyegelan Gereja St. Bernadette di Bintaro, Tangerang Selatan, yang dilakukan pada Minggu, 22/9/2013.

Komisioner Komnas HAM, Nurcholis mengatakan, penyelidikan akan diawali dengan menginventarisir penyebab penyegelan tersebut.

?Tetap ya, kita akan, saya belum bisa pastikan. Tetapi, mudah-mudahan sudah masuk laporannya, ataupun kalaupun tidak masuk laporannya, Komnas HAM yang akan secara pro aktif melakukan investigasi, kemudian menyaring semua informasi yang ada,” Nurcholis seperti dilansir KBR68H, Rabu (25/9).

Ia mengatakan, “Kami?mencoba menjembatani yang bertujuan memastikan bahwa pihak-pihak yang ingin menjalankan ibadah dapat menjalankan haknya,? tegasnya.

Komisioner Komnas HAM, Nurcholis menambahkan, lembaganya mengecam aksi penyegelan yang terjadi di Gereja St. Bernadette.

Ia mengatakan, maraknya aksi penyegelan rumah ibadah di tanah air akibat ketidaktegasan Pemerintah dan aparat keamanan dalam menangani para pelaku intoleran.

Bukan pertama

Kasus terakhir melanda Gereja St. Bernadette di Bintaro, Tangerang Selatan, yang didemo dan disegel massa yang mengatasnamakan warga sekitar pada Ahad, 22 September 2013, sekitar pukul 8.00 hingga 11.00 WIB.

Kasus?ini bukan kali pertama kalinya ada penolakan pembangunan tempat ibadah. Sejumlah tempat peribadatan lain juga beberapa kali mendapat perlakuan serupa.

Data Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyatakan bahwa antara Januari 2005 hingga Desember 2010 terdapat setidaknya 430 gereja ditutup paksa dengan kasus paling banyak terjadi di wilayah Jawa Barat.

Hal ini dibenarkan oleh lembaga swadaya masyarakat yang mempromosikan toleransi dan perdamaian, Setara Institute.

“Biasanya kasus penutupan rumah ibadah di daerah lain itu satu atau dua, tetapi kalau di Jawa Barat bisa puluhan,” kata Bonar Naipospos, wakil ketua Setara Institute.

Bonar menyayangkan tidak adanya tindakan tegas dari pihak berwenang mengenai peristiwa penutupan paksa ini. Ia juga mempertanyakan legalitas massa pengunjuk rasa karena dilakukan pada hari libur.

“Apakah demonstrasi punya izin?” katanya.

 

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Polusi udara membunuh lebih dari satu juta setiap tahun di India
  2. Harapan muncul di tengah ketegangan dan konflik di Sri Lanka
  3. Kardinal Tagle baptis 400 anak dari daerah kumuh
  4. Birokrat Hong Kong jawab ‘panggilan Tuhan’ untuk jabatan tertinggi
  5. Umat Katolik didorong untuk berpartisipasi dalam pilkada
  6. Peraturan baru tentang adopsi disambut baik
  7. Rencana pemerintah menerapkan UU KB ditolak para uskup
  8. Yesuit Filipina menemukan sukacita dalam misi di Kamboja
  9. Renungan Hari Minggu Biasa II/A bersama Pastor Bill Grimm
  10. Seruan perlunya hakim asing guna mendengar kejahatan perang di Sri Lanka
  1. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  2. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  3. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  4. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  5. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  6. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
  7. Semoga kota medan dapat menjadi role model propinsi dan kota yg Toleransi tinggi...
    Said frans on 2016-12-23 16:36:59
  8. maksudnya baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-12-22 11:55:06
  9. Sudah nyata.... perlu pemerintah lebih tegas. Itu saja....
    Said Jenny Marisa on 2016-12-20 08:53:12
  10. cara-cara premanisme dengan bentuk menakiti masyarakat, kapan negara akan tentra...
    Said Budiono on 2016-12-20 05:34:42
UCAN India Books Online