PBB memperingatkan krisis kemanusiaan di Zamboanga

27/09/2013

PBB memperingatkan krisis kemanusiaan di Zamboanga thumbnail

 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan bahwa kota bagian selatan Zamboanga, Filipina sedang menghadapi bahaya “krisis kemanusiaan” akibat pertempuran masih berlanjut antara pasukan pemerintah dan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF).

Luiza Carvalho, Koordinator Urusan Kemanusiaan PBB di Filipina  memperkirakan lebih dari 10.000 rumah telah hancur, yang mengakibatkan lebih dari 109.000 orang dipindahkan dari Kota Zamboanga dan 19.000 lainnya diungsikan dari Provinsi Basilan.

“Kami semakin khawatir dengan situasi tersebut dan semakin banyak orang terjebak akibat kekerasan itu,” kata Carvalho dalam sebuah pernyataan pada Rabu.

“Ada risiko nyata akibat wabah penyakit dan kebutuhan mendesak untuk makanan, air minum, pelayanan kesehatan, peralatan masak, tenda dan kebutuhan lainnya,” tambahnya.

“Kami juga sangat prihatin bahwa bantuan yang disampaikan tidak berimbang dengan kebutuhan mereka yang paling rentan dan yang berada di luar pusat-pusat evakuasi,” kata Carvalho.

Pemerintah Australia mengumumkan bahwa pihaknya akan menyediakan dana hingga A$ 252.000 ( US$ 236.550 ) untuk bantuan darurat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat krisis tersebut.

“Kami sangat prihatin dengan kekerasan yang terjadi di Mindanao dan hal ini telah berdampak pada masyarakat setempat,” kata Duta Besar Australia untuk Filipina Bill Tweddell.

Sementara itu, pertempuran tidak menunjukkan tanda-tanda berakhir meskipun pemerintah menyatakan beberapa hari lalu bahwa pemberontak hampir dikalahkan di Zamboanga.

Sumber: UN warns of humanitarian crisis in Zamboanga

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Kristen mengutuk serangan teror saat Idul Fitri di Sumatra Utara
  2. Vietnam mengusir seorang aktivis Katolik ke Prancis
  3. Akhiri mogok makan biarawati China tetap menuntut kompensasi
  4. Imam Filipina yang ditawan teroris terlihat masih hidup
  5. Paus ingatkan orang Kristen agar tidak bergantung pada ramalan
  6. Uskup Filipina meminta para imam agar lebih bijak
  7. Kontroversi atas nominasi calon presiden India dari kelompok garis keras
  8. Upaya menghijaukan wilayah tandus Myanmar
  9. Tuhan mengasihi dan memilih orang yang rendah hati, kata Paus
  10. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online