UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Yesus, pengicau pertama sejagat

27/09/2013

Yesus, pengicau pertama sejagat thumbnail

 

Ketua Dewan Kepausan untuk Kebudayaan Vatikan Giafranco Kardinal Ravasi mengatakan ternyata Yesus Kristus adalah pengkicau pertama jauh sebelum kemunculan jejaring sosial Twitter.

Ini dibuktikan melalui pesan-pesan kepada umat-Nya dengan kalimat yang pendek-pendek mirip karakter status Twitter tidak lebih dari 140 karakter.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (26/9), salah satu pesan yang dikutip Kardinal Ravasi berbunyi ‘Cintailah satu sama lain’.

Prelatus itu mengatakan fakta gagasan Twitter menyebarkan berita dan pesan ke banyak orang bukanlah fenomena baru. “Ini dipelopori Yesus,” ujar Kardinal Ravasi.

Kardinal Ravasi juga menyerukan kepada umat Katolik ikut dalam semangat Yesus berkicau menyebarkan pesan Tuhan. Dia sendiri sudah memiliki akun pribadi dengan jumlah pengikut sekitar 56.000.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika pastor, pendeta, maupun pemuka agama lain tidak tertarik dalam berkomunikasi dengan warga, khalayak, dan umat, mereka sudah menentang tugas dari Tuhan untuk mewartakan kabar baik.

Vatikan memang akhir-akhir ini sangat memperhatikan jejaring sosial sebagai media pewartaan.

Paus Emeritus Benediktus XVI merupakan pemimpin umat Katolik pertama membuat akun Twitter, diikuti oleh Paus Fransiskus berakun resmi @Pontifex.

Anda ingin bertanya pada Paus, bisa melayangkan kegelisahan Anda lewat tanda pagar AskPontifex. Layanan ini telah mulai dijalankan tahun lalu.

 

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. KWI: Hukum untuk melindungi kehidupan, bukan menghilangkan kehidupan
  2. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  3. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  4. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  5. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  6. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  7. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  8. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  9. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  10. NIIS dan Janji Surga
  1. KWI: Hukum untuk melindungi kehidupan, bukan menghilangkan kehidupan
  2. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  3. Petisi online, selamatkan korban human trafficking Mary Jane
  4. Setelah Katolik Center, Maluku akan bangun Buddha dan Hindu Center
  5. Umat Katolik harus tanam pohon sebelum menerima Sakramen Baptis dan Sakramen Perkawinan
  6. Indahnya arsitektur berbagai rumah ibadah di Medan
  7. Penutupan sekolah yang dikelola Gereja di Bangladesh menimbulkan pertanyaan
  8. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  9. NIIS dan Janji Surga
  10. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online