UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Menteri Agama usul 3 Januari sebagai Hari Kerukunan Beragama

01/10/2013

Menteri Agama usul 3 Januari sebagai Hari Kerukunan Beragama thumbnail

 

Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali akan mengusulkan kepada Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar menetapkan Hari Amal Bakti Kementerian Agama pada 3 Januari sebagai Hari Kerukunan Beragama.

“Kerukunan beragama di negeri ini adalah yang terbaik di dunia. Karena itu, kami akan mengusulkan kepada Presiden SBY agar menetapkan setiap tanggal 3 Januari sebagai Hari Kerukunan Beragama,” kata Menag Suryadharma Ali saat menghadiri doa untuk bangsa dan penutupan Wahana Negara Raharja (WNR) yang digelar Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI), di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Minggu (29/9), seperti dilansir satuharapan.com.

Ia meyakini bahwa negara Indonesia adalah negara yang memiliki kerukunan umat beragama paling tinggi dan dapat menjadi teladan bagi dunia. Ia menyatakan bahwa hanya di Indonesia-lah yang memberikan kebijakan untuk menjadikan hari besar semua agama sebagai hari libur.

Ia memberikan hari besar Idul Fitri sebagai contoh. Begitu pula dengan hari Natal, Waisak, Nyepi dan Imlek. “Semua saling menghormati dan saling memberikan  ucapan selamat hari raya,” ujar Menag.

Ali pun tak menyangkal bahwa masih ada konflik agama di tengah kedamaian negeri ini. Namun, ia menilai bahwa sengketa seperti itu adalah hal yang wajar.

“Konflik wajar, karena fitrah manusia diciptakan Tuhan sekaligus dengan sifat amarah. Di sinilah fungsi agama mengajarkan umat untuk mengatur dan mengendalikan emosinya. Sehingga kehidupan yang penuh warna bisa rukun, harmonis, dan sejahtera,” jelas Menag.

Menurutnya, usulan Hari Kerukunan Umat Beragama pada 3 Januari tersebut didasari oleh keinginan beberapa pihak untuk melihat  para pemuka agama seperti kiai, ustad, pendeta, romo,  biksu, masyarakat dan tokoh lintas agama berjalan bersama bergandengan tangan.

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Aktivis gereja dari Jepang dan Korea kunjungi lokasi nuklir
  2. Renungan Hari Minggu XXVII bersama Pastor Bill Grimm, MM
  3. Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang merayakan ulang tahun ke-25
  4. Ketua PGI menilai sikap intoleran merusak kesatuan bangsa
  5. Diplomat ini mengaku diintimidasi karena berbicara keras soal Papua
  6. Para mantan pastor di India meluncurkan ‘layanan sewa pastor’
  7. Catat! PKS janji akan membangun sebuah gereja di Flores
  8. Untuk mencegah terorisme, BNPT perkuat ‘Pesantren Bersinar’
  9. Kisah mantan teroris yang kini menjadi penabur damai
  10. Katolik Bangladesh refleksi tantangan kehidupan keluarga
  1. Hanya membingungkan saja.. tidak perlu ada "imam disewakan".....
    Said Jenny Marisa on 2016-09-30 11:49:58
  2. Sayang, dari sisi iman dia bukan tipe yang patut disegani. Dia memilih menjadi m...
    Said St.S.Tartono on 2016-09-29 08:56:46
  3. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  4. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  5. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  6. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  7. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  8. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  9. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  10. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
UCAN India Books Online