UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus mengumumkan secara resmi ‘Dewan Kardinal’

01/10/2013

Paus mengumumkan secara resmi  ‘Dewan Kardinal’ thumbnail

 

Paus Fransiskus secara resmi mengeluarkan Chirograph kepausan dengan mengumumkan pembentukan “G8″ (kelompok delapan kardinal) yang akan memiliki tugas menasihati Paus tentang pemerintahan Gereja universal dan revisi Konstitusi Apostolik Pastor Bonus tentang Kuria Romawi.

Chirograph dipublikasikan pada Senin dan tanggal 28 September, memuat diskusi-diskusi yang diadakan selama General Congregations sebelum Konklaf.

“Di antara saran-saran yang muncul selama General Congregations sebelum Konklaf itu, adalah pembentukan sekelompok kecil kardinal, dari berbagai belahan dunia, agar Bapa Suci bisa berkonsultasi dengan mereka, baik secara individual atau kolektif, tentang isu-isu tertentu,” demikian Chirograph tersebut.

Dalam Chirograph itu, Paus Fransiskus menyatakan: “Kini, setelah permenungan yang matang, saya anggap dewan itu baik, melalui Chirograph ini, secara resmi membentuk ‘Dewan Kardinal’, yang tugasnya adalah membantu pemerintahan Gereja universal dan mempelajari draft revisi Konstitusi Apostolik Pastor Bonus tentang Kuria Romawi.”

Paus menegaskan bahwa dewan itu “akan terdiri dari orang-orang yang telah disebutkan dan dapat dikonsultasikan, baik secara individu maupun sebagai Dewan, tentang hal-hal yang saya merasa layak untuk diperhatikan.

Rincian struktur dewan ini belum didefinisikan karena hal itu merupakan lembaga (dewan)  penasehat baru, penyesuaian akan dilakukan sepanjang diperlukan.

Paus menegaskan apa yang dia katakan pada sejumlah kesempatan dan keterlibatan langsung anggota tertentu dari para Uskup dalam menasihati Uskup Roma adalah sesuatu yang telah diminta selama diskusi sebelum Konklaf.

Dewan ini hanya memiliki satu anggota Italia, Giuseppe Kardinal Bertello, yang adalah Kepala Pemerintahan Kota Vatikan. Sisanya adalah kardinal dari berbagai keuskupan di lima benua. Hanya satu di antaranya adalah Emeritus.

Dewan ini tidak hanya menangani reformasi Kuria Romawi, tetapi juga akan bertanggung jawab memberikan saran tentang pemerintahan Gereja universal. “G8″ akan berfungsi sebagai sebuah kelompok tetapi anggota juga dapat berkonsultasi secara “individu” tentang hal-hal yang dianggap penting.

Chirograph tidak menyebutkan hubungan dengan lembaga lain, yang membuktikan bahwa hal itu masih merupakan sebuah struktur terbuka, yang tujuannya hanya untuk memberikan nasihat dan membantu Paus.

“Ini akan meningkatkan instrumen yang sudah ada,” kata direktur Kantor Pers Takhta Suci, Pastor Federico Lombardi SJ, dalam konferensi pers. “Anda akan ingat nasihat itu yang juga diberikan dalam berbagai pertemuan seperti pertemuan para kepala diskateris Kuria dan komisi-komisi yang bertugas memantau penanganan keuangan dan administrasi Gereja, seperti Sinode Uskup. Lalu ada kunjungan ad limina para uskup.”

“Selama beberapa bulan terakhir, G8 telah mengumpulkan proposal dan catatan dari para penasihat individu yang bekerja di bidang keahlian masing-masing atau langsung dari Paus, atau dari Kuria Romawi dan Sekretaris Negara. Sekitar 80 dokumen telah dikumpulkan dan beredar di kalangan anggota dewan itu dan sekretarisnya, Uskup Marcelo Semeraro, telah menyiapkan sebuah ringkasan awal,” kata Pastor Lombardi.

Para anggota G8 ini, yang saat ini tinggal di Domus St. Martha, Vatikan telah mengadakan beberapa pertemuan dengan Paus Fransiskus, sehingga pekerjaan sebenarnya dimulai beberapa waktu lalu. Dalam beberapa hari terakhir ada beberapa kali pertemuan informal, yang Paus tidak hadir.

“Ada pertemuan pada Sabtu dan akan ada satu lagi pada sore ini [Senin],” kata Pastor Lombardi. “Pertemuan resmi akan berlangsung di perpustakaan pribadi di dekat pintu masuk apartemen kepausan di Istana Apostolik. Paus akan menghadiri pertemuan itu yang akan diadakan di pagi dan malam hari.”

Óscar Andrés Rodríguez Kardinal Madariaga adalah koordinator pertemuan itu. Paus akan memberikan pengenalan singkat tapi sebagian besar akan hanya mendengarkan. Masing-masing dari delapan kardinal akan memberi masukan pada berbagai usulan.

Sumber: Pope issues official announcement on ‘Council of Cardinals

Berita terkait: Paus Fransiskus angkat delapan kardinal menjadi penasehat

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  2. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  3. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  4. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  7. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  8. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  9. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  10. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  1. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  2. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  3. PM Malaysia ‘sangat prihatin’ dengan kuburan massal diduga imigran gelap
  4. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  5. Daniel Mananta dan Sandra Dewi ikut peresmian kapel yang mereka bangun di Flores
  6. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  7. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  8. Orangtua Rohingya di kamp pengungsian cemas terkait berita anak-anak mereka yang hilang
  9. 65 tahun, PGI gelar ibadah syukur
  10. Dari pengungsi menjadi pengacara hak asasi: Mengapa kita harus membantu Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online