UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pendeta Palti minta SBY belajar toleransi dari Jokowi

01/10/2013

Pendeta Palti minta SBY belajar toleransi dari Jokowi thumbnail

Pendeta Palti Panjaitan

 

Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia, Palti Panjaitan, merasa prihatin dengan sejumlah tindakan intoleransi di Tanah Air.

Ia mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seharusnya belajar dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) soal toleransi yang dinilainya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi beragama selama hampir setahun menjabat.

Salah satunya, kata Pendeta Palti, sikap Jokowi merespons penolakan warga atas penempatan Susan Jasmine Zulkifli sebagai Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Susan mendapatkan penolakan dari sekelompok warga karena alasan agama yang dianutnya.

“Statement Jokowi jelas, Lurah Susan tidak akan dipindah karena isu agama. Tapi, kalau kinerja jelek baru akan dipindah,” kata Pendeta Palti seperti dilansir kompas.com, Senin (30/9/2013).

Contoh lainnya, kata dia, persoalan Gereja Katolik Damai Kristus di Tambora. Menurutnya, beberapa pihak juga mendesak gereja tersebut ditutup. Namun, Jokowi menolaknya. Sikap Jokowi tersebut, menurut Pendeta Palti, kontras dengan sikap SBY.

Selama menjabat Presiden, ia menilai banyak tindakan intoleransi terjadi dan Presiden SBY tak banyak bertindak. “Kalau Presiden SBY, tidak ada (bertindak) seperti itu,” ujar Palti.

Palti pun mencontohkan kasus intoleransi yang menimpa gerejanya, Gereja Filadelfia, Bekasi, dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin. Sudah dua tahun gereja tersebut disegel karena perkara yang tidak jelas sehingga jemaat tidak dapat beribadah di gereja tersebut. Secara rutin, mereka pun memilih beribadah di depan Istana setiap dua minggu sekali. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan sedikit pun dari Presiden SBY.

Demokrat salahkan pemuka agama

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf justru mempertanyakan peran para pemuka agama selama ini. “Ini bukan cuma tugas SBY. Ini tugas pemuka agama. Bagaimana dia menenangkan umatnya,” ujar Nurhayati, di Kompleks Parlemen, Senin (30/9/2013)

Nurhayati mencontohkan kasus kelompok Syiah di Madura. Menurutnya, kasus itu tak perlu berlarut-larut selama penanganan oleh pemuka agama bisa dilakukan efektif. Ia pun mengklaim toleransi antarumat beragama di Indonesia adalah yang paling indah.

“Coba lihat kontes Miss World bisa berjalan dengan baik. Coba kalau MTQ di bawa ke negara lain? Apakah bisa sama sikapnya seperti kita di Indonesia,” ucapnya.

Ia menyatakan kecewa dengan pernyataan pemuka agama yang menyudutkan Presiden SBY. Pernyataan soal intoleransi di Indonesia, kata Nurhayati, justru memojokkan citra negeri sendiri.

 

 

 

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemerintah berpihak pada FPI menentang pernikahan beda agama
  2. Para uskup isyaratkan untuk mengubah dokumen akhir Sinode
  3. Ulil: Umat Muslim yang percaya kata 'Allah' hanya untuk Islam adalah 'keliru'
  4. Romo Benny: Basuki harus dialog dengan para penentangnya
  5. Sinode berakhir dengan mempertegas ajaran Gereja
  6. Negara tidak boleh diam terkait aksi anarkis berbau agama
  7. Pengadilan Pakistan pertahankan hukuman mati terhadap seorang ibu Kristen
  8. Uskup Peraih Nobel Perdamaian doakan Jokowi-JK dalam Surat Terbuka
  9. Singapura menjadikan Tahun Evangelisasi Baru untuk Bunda Maria
  10. Agama, Hanya Sebatas Sumpah dan Doa?
  1. Para kardinal bahas penderitaan orang Kristen di Timur Tengah
  2. Jadwal pemilu presiden Sri Lanka menghambat kunjungan Paus Fransiskus
  3. Presiden Jokowi hadapi setumpuk masalah HAM
  4. Indonesia kembali menjadi anggota Dewan HAM PBB
  5. Pewartaan agama dinilai sensitif, SEJUK rilis buku “Mewartakan Agama”
  6. Institut Sekular Asia bertemu di Korea Selatan
  7. Sinode berakhir dengan mempertegas ajaran Gereja
  8. Ulil: Umat Muslim yang percaya kata ‘Allah’ hanya untuk Islam adalah ‘keliru’
  9. Paroki Santo Petrus di perbatasan Papua dikunjungi KSAD dan Pangdam Cendrawasih
  10. Meneropong keberagaman agama lewat media
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online