UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Aktivis kecam KTT APEC

02/10/2013

Aktivis kecam KTT APEC thumbnail

 

Para aktivis pada Senin (1/10) mengecam KTT APEC (Asian-Pacific Economic Cooperation) sebagai cara negara-negara maju menguasai dan mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia.

Aliansi Rakyat Indonesia (IPA) dan Aliansi Mahasiswa Menentang APEC dengan slogan mereka “memerangi program kerjasama global yang melawan kepentingan rakyat” dan “mendorong perdagangan yang adil demi rakyat”.

Mereka menyalahkan MP3EI pemerintah (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) menjadi penyebab konversi lahan besar-besaran yang merampas  hak-hak petani, dan eksploitasi besar-besaran sumber daya alam oleh investor.

Jhonny Nugros, perwakilan IPA, mengkritik kebijakan Zona Ekonomi Khusus (SEZ), dengan mengatakan hal itu telah mengancam petani. “Di bawah skema SEZ, pemerintah memiliki hak untuk mengambil alih tanah rakyat untuk dikelola oleh BUMN dan perusahaan swasta. Ini tidak adil.”

“Perluasan perkebunan besar dan area-area pertambangan telah berorientasi ekspor, demi imperialisme.  Bahkan, orang-orang miskin telah kehilangan mata pencaharian mereka,” katanya, seraya menambahkan bahwa jenis perspektif pembangunan tidak mewakili kepentingan rakyat sama sekali.

Dewa Angga, perwakilan dari Aliansi Mahasiswa Menentang APEC, mengatakan bahwa aliansi itu bertujuan mengadvokasi” perspektif yang berbeda dari pembangunan yang berpihak pada rakyat, bukan investor”.

“Gerakan ini bertujuan mendidik orang, membuat mereka sadar dan mengkritik apa yang ada di balik agenda APEC, apakah  ada tawar menawar politik, perjanjian perdagangan, dan apakah mereka akan memiliki dampak positif langsung bagi masyarakat, sementara ada ribuan atau bahkan jutaan petani dan buruh yang sangat berdampak akibat ‘liberalisasi investasi,” kata ketua badan eksekutif Universitas Udayana itu.

Sebanyak 11 pemimpin negara telah mengkonfirmasi kehadiran mereka untuk KTT itu, termasuk Presiden AS Barack Obama, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Cina Xi Jinping.

Sebanyak 7.000 delegasi diperkirakan akan menghadiri KTT itu, termasuk ratusan CEO dari perusahaan global. Acara ini akan diliput sekitar 3.000 wartawan.

KTT APEC tahun ini memprioritaskan tiga tujuan: mencapai tujuan Bogor yang mempertahankan momentum liberalisasi perdagangan serta investasi dan fasilitasi, pertumbuhan berkelanjutan dengan kesetaraan, dan meningkatkan konektivitas.

Sindhu Andre, dari Aliansi Mahasiswa menentang APEC, mengatakan bahwa aliansinya menyerukan para pemimpin untuk merancang dan melaksanakan kebijakan berdasarkan kondisi riil dan kebutuhan masyarakat, dan bukan demi kepentingan investor dan membangun citra politik.

Liga Nasional Mahasiswa untuk Demokrasi (LMND) dalam pernyataan mereka mengkritik forum APEC tersebut karena “merugikan perekonomian bangsa”.

“Jelas, ada kepentingan terselubung dari negara-negara maju untuk berhasil dalam liberalisasi investasi di negara-negara berkembang di bawah kesepakatan yang dibuat selama KTT APEC. Pemimpin Indonesia harus mematuhi prinsip-prinsip UUD 1945 dalam penentuan kebijakan, demi rakyat, bukan investor.”

KTT APEC akan diadakan di Nusa Dua Bali, mulai tanggal 1 sampai 8 Oktober.

Sumber: The Jakarta Post

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja baru menyembuhkan luka warga Timor Leste
  2. Para uskup Timur Tengah dan Balkan menghadiri forum perdamaian di Seoul
  3. Sekolah menjadi target pengedar narkoba
  4. Konferensi internasional kerukunan antarumat beragama dibuka di Ambon
  5. FPI protes seragam Paskibra yang dinilai bermotif salib
  6. Pimpinan Gereja bertekad memerangi radikalisme dan terorisme
  7. Gereja Katolik ‘resmi’ di Tiongkok dalam krisis otentisitas
  8. Pencari suaka Kristen Pakistan di Sri Lanka takut dideportasi
  9. Pemimpin Ordo Religius: Sikap diam warga terkait pembunuhan sangat berbahaya
  10. Unika Atma Jaya – IIF gelar konferensi pemberdayaan manusia Indonesia
  1. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  2. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  3. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  4. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  5. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  6. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  7. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  8. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  9. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  10. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
UCAN India Books Online