Bank Vatikan publikasikan laporan keuangan

02/10/2013

Bank Vatikan publikasikan laporan keuangan thumbnail

 

Untuk pertama kalinya Bank Vatikan mempublikasikan laporan keuangannya, Selasa (1/10/2013), dalam sebuah upaya transparansi demi mengatasi rangkaian skandal sesuai rencana reformasi yang dilakukan Paus Fransiskus.

Bank yang lebih dikenal dengan nama Institut Kerja Religius (IOR) mengatakan, pendapatan lembaga itu tahun 2012 sebesar 117 juta dolar AS atau sekitar  1,3 trilun rupiah.

Pendapatan tahun lalu itu meningkat empat kali lipat dibanding pendapatan tahun 2011.

“Manajemen IOR, bekerja keras untuk melakukan reformasi yaitu mengembangkan organisasi, penyesuaian, dan transparansi,” kata Presiden IOR, Ernst von Freyberg.

Von Freyberg menambahkan, pendapatan IOR tahun 2013 akan dipengaruhi pengeluaran terkait proses reformasi bank, yang juga akan menghadapi audit lengkap sesuai dengan undang-undang anti-pencucian uang pada akhir tahun ini.

Sejak lama, IOR memiliki reputasi ketertutupan dan intrik. Termasuk saat kebangkrutan Banco Ambrosiana tahun 1980-an yang dituduh menjadi tempat pencucian uang mafia Sisilia. Salah satu pemilik saham Banco Ambrosiana adalah Vatikan.

Pemimpin Banco Ambrosiano, Roberto Calvi – sering dijuluki media sebagai “Dewa Bankir”- ditemukan tewas tergantung di Jembatan Blackfriars, London tahun 1982.

Calvi diduga menjadi korban pembunuhan mafia dan hingga kini tak seorangpun terjerat kasus pembunuhan Calvi.

Belum lama ini, bank tersebut diselidiki pemerintah Italia terkait pencucian uang. Akibat penyelidikan itu direktur jenderal bank dan deputinya diperiksa polisi dan dipaksa mengundurkan diri tahun ini.

Pada Juni lalu, Paus Fransiskus membentuk sebuah komisi untuk memeriksa bank itu dan mencari cara untuk mereformasinya.

Sumber: kompas.com

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online