UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Kekerasan atas nama agama harus dihentikan

02/10/2013

Kekerasan atas nama agama harus dihentikan thumbnail

 

Konflik antarumat beragama di Indonesia tidak mungkin dapat dihindarkan. Sebab, para penganut agama di Indonesia yang sampai saat ini dirasa masih belum mendalam memahami inti dari ajaran agamanya masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Guru Besar Ilmu Antropologi Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Mudjahirin Thohir, dalam Seminar memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang diselenggarakan Balai Litbang Agama Semarang, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2013).

“Banyaknya konflik yang berakibat pada kekerasan atas nama agama di Indonesia dikarenakan para penganut agama di negeri ini salah dalam memahami agama itu sendiri,” katanya seperti dilansir  sindonews.com.

Kesalahan itu, katanya, muncul karena disebabkan dua faktor, yakni faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal, katanya, sebagai umat beragama mereka dituntut untuk menyebarkan kebaikan dan melawan kemungkaran. Namun sayang, prespektif kebaikan dan kemungkaran itu dirasa sangat subjektif, sehingga menganggap agamanya benar yang harus dibela dan agama orang lain salah dan harus dilawan.

“Mereka menganggap hal itu sebagai jihad, padahal tentu secara kacamata itu merupakan tindakan radikal yang dapat merugikan agamanya sendiri. Karena esensi agama apapun di dunia ini selalu mengajarkan kasih sayang,” imbuhnya.

Sementara faktor eksternal, imbuh dia, berasal dari kondisi di Indonesia yang saat ini carut marut baik hukum, politik, ekonomi, sosial maupun budaya. Faktor eksternal itulah menurut Mudjahirin yang selalu berada di belakang konflik dan kekerasan umat beragama di Indonesia.

“Untuk itulah, sudah saatnya para tokoh agama menyadarkan para penganut agamanya untuk lebih dewasa dalam memahami agama dalam konteks Indonesia yang beragam ini, selain itu, pemerintah Indonesia melalui penegak hukumnya harus tegas menindak penganut agama yang selalu melakukan kekerasan atas nama agama itu,” pungkasnya.

Ketua Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama (Kemenag) RI, Mubarok, mengatakan, kekerasan atas nama agama di Indonesia memang banyak sekali terjadi. Ia juga mengaku bahwa sebagian besar konflik atau kekerasan itu bukan atas dasar agama, melainkan faktor lain seperti ekonomi, sosial, politik, budaya, dan faktor lainnya.

“Untuk itu, selama ini kami selalu melakukan berbagai upaya pencegahan atas kerusuhan itu, bukan hanya menangani kerusuhan atau konflik. Kita sering berdialog dan diskusi antar tokoh agama mengenai perbedaan yang terjadi agar tercipta kondisi yang damai,” tambahnya.

Foto: seruu.com

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik Vietnam mengenang uskup ‘rendah hati’
  2. Hari Kaum Muda menyatukan OMK Banglades
  3. Seorang misionaris di antara para ‘keluyur malam’
  4. Keluarga korban pembunuhan terkait narkoba dibantu atasi trauma
  5. Kardinal Zen khawatir terkait kesepakatan Vatikan dan Tiongkok
  6. Ribuan umat Katolik Filipina gelar reli doa menentang anti-kehidupan
  7. Umat Katolik didorong membangun budaya cinta
  8. Para uskup Korea memperkenalkan program diagnosis pastoral
  9. Keuskupan Vietnam kecam tindakan represif terhadap demonstran
  10. Duta Besar Vatikan yang baru tiba di India
  1. Rama yth. Menurut iman saya, semua orang katolik punya kuasa mengusir setan.....
    Said markoes padmonegoro on 2017-02-06 12:43:43
  2. Adakah hubungan baik seperti ini? Mengapa ini bisa? Karena ada bahaya mengancam...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-03 13:57:52
  3. Tidak salah orang mempunyai harapan keselamatan seperti hal sederhana seperti in...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-02 21:30:20
  4. Ikut senang.....
    Said Jenny Marisa on 2017-02-01 14:16:51
  5. Filipina telah memilih sendiri pemimpinnya.. nampaknya mereka suka sifatnya yang...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-30 12:24:36
  6. Pada akhirnya Surabaya menjadi pionir untuk penutupan lokalisasi, Risma memulai,...
    Said Agustinus Utomo on 2017-01-29 02:09:19
  7. tidak bisa dimengerti aturan2 di Cina.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-28 15:40:09
  8. Mas bisa bantu kami ga buat pelayanan pekerjaan Tuhan di kalimantan?...
    Said Daniel Malonda on 2017-01-27 11:58:36
  9. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  10. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
UCAN India Books Online