UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Aktivis sambut positif upaya Indonesia-Uni Eropa membendung penjualan kayu ilegal

03/10/2013

Aktivis sambut positif upaya Indonesia-Uni Eropa membendung penjualan kayu ilegal thumbnail

 

Aktivis lingkungan hidup menaruh harapan pada upaya Kementerian Kehutanan untuk membendung laju deforestasi lewat penandatanganan persetujungan dengan Uni Eropa yang akan mengontrol penjualan kayu-kayu ilegal asal Indonesia.

Aditya Bayunanda, koordinator Program Perdagangan Hutan Global World Wildlife Fund (WWF) Indonesia menilai, ini merupakan sebuah langkah maju dan diharapkan bisa menekan laju deforestasi, terutama di daerah-daerah hutan lindung yang menjadi penyanggah keanekaragaman hayati dan satwa liar.

“Ini adalah bukti bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk menjaga hutan Indonesia dari berbagai faktor yang melahirkan degradasai fungsi hutan”, katanya kepada ucanews.com, Rabu (2/10).

Pada Senin, Zulkifli Hasan Menteri Kehutanan dan Valentinas Mazuronis, Presidensi Uni Eropa serta Janez Potonik, Komisioner Eropa Bidang Lingkungan menandatangani Persetujuan Kerjasama antara Indonesia dan Uni Eropa (UE) dalam Penegakan Hukum, Tata Kelola, serta Perdagangan Bidang Kehutanan (Voluntary Partnership Agreement on Forest Law Enforcement Governance and Trade, FLEGT–VPA) di Brussel.

Perjanjian ini mengatur bahwa perdagangan kayu ilegal akan dihentikan dan memastikan hanya kayu dan produk yang telah diverifikasi legalitasnya yang boleh diekspor ke UE.

Indonesia adalah negara Asia pertama yang menandatangani FLEGT-VPA dengan UE, dan sejauh ini merupakan negara pengekspor kayu terbesar yang melakukan penandatanganan FLEGT-VPA. Penandatanganan ini merupakan puncak dari negosiasi yang intensif dan konstruktif selama enam tahun yang melibatkan pihak swasta, masyarakat sipil, serta pemerintah dari kedua pihak.

“Persetujuan ini menunjukkan bahwa kedua pihak tidak memberikan toleransi sama sekali terhadap pembalakan liar dan perdagangannya, sekaligus merupakan cerminan komitmen bersama untuk mendorong perdagangan kayu dengan jaminan sertifikasi legalitas,” kata Menhut Hasan.

Sementara Potonik menyatakan, “Persetujuan ini berdampak baik terhadap lingkungan hidup dan baik pula bagi usaha yang bertangungjawab, dan juga akan meningkatkan keyakinan konsumen akan kayu dari Indonesia.”

Bayunanda mengatakan, menurut pengamatan WWF, selama ini banyak wilayah hutan lindung di Indonesia dirambah, terutama di Sumatera, Kalimantan dan Papua.

Ia juga mengingatkan bahwa persetujuan Indonesia-UE  tidaklah cukup, karena kerusakan hutan tidak hanya terjadi karena pembalakan liar yang kemudian dijual hingga keluar negeri.

“Kerusakan juga banyak oleh perkebunan, dan pertambangan. Jadi agreement itu tidak cukup tanpa ada upaya menghentikan perusakan hutan lewat industri ektraktif dan tidak ramah lingkungan”, jelasnya.

Zenzi Suhadi, Manager Kampanye Hutan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) juga mengatakan, agreement ini  tidak akan menjawab kerusakan hutan diindonesia, jika tidak ada upaya penegakan hokum terhadap para pelaku perusakan hutan.

Menurutnya, kalau pemerintah mau serius memperbaiki tata kelola hutan dan menyelamatkan masa depan lingkungan di Indonesia, persetujuan itu tidak perlu, asalkan konsisten menegakan hukum terhadap perusahaan pelaku degradasi dan deforestasi, dan proses pemberian izin benar benar objektif soal layak atau tidaknya terhadap lingkungan dan hak-hak masyarakat di dalam dan sekitar hutan.

“Jika hal ini diperhatikan, maka kepercayaan pasar akan produksi kayu Indonesia akan tercipta sendiri”, jelasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data terbaru Walhi,  Indonesia telah kehilangan 56 juta hektar hutan dari total 132 juta hektar dan diperkirakan 3,5 juta hutan hilang setiap tahun.

Ryan Dagur, Jakarta

Sumber: Indonesia’s illegal logging pact ‘won’t save forest’

 

 

Comments are closed.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ketika perkebunan teh diperluas, warga suku khawatir akan masa depan mereka
  2. Sebuah gereja Katolik di Myanmar menjadi sasaran serangan militer
  3. Aktivis dipukul dan ditangkap saat demonstrasi di Myanmar
  4. Renungan Hari Minggu Prapaskah III bersama Pastor Bill Grimm
  5. Pastor membawa altar ke sawah dan kandang
  6. Tahun 2014 diwarnai darurat kekerasan seksual: CATAHU Komnas Perempuan
  7. Krisis kemanusiaan, ribuan orang mengungsi akibat konflik di Mindanao
  8. Ketua DPR dituntut minta maaf karena sebut Gereja hambat investor ke NTT
  9. Masyarakat beda pendapat soal hukuman mati
  10. Yesuit bantu film Hollywood tentang martir Jepang abad ke-17
  1. Tahun 2014 diwarnai darurat kekerasan seksual: CATAHU Komnas Perempuan
  2. KWI dan PGI tolak hukuman mati
  3. Sebuah gereja Katolik di Myanmar menjadi sasaran serangan militer
  4. Renungan Hari Minggu Prapaskah III bersama Pastor Bill Grimm
  5. Paus Fransiskus: Umat Katolik tidak boleh ‘menyingkirkan’ lansia
  6. Aktivis dipukul dan ditangkap saat demonstrasi di Myanmar
  7. Seminar Prapaskah di Pakistan membantu umat mempersiapkan Paskah
  8. Masyarakat beda pendapat soal hukuman mati
  9. 450 tewas di Xinjiang tahun lalu, mayoritas warga Muslim Uighur
  10. Krisis kemanusiaan, ribuan orang mengungsi akibat konflik di Mindanao
  1. Tokoh tokoh yang netral, mendamaikan, mendinginkan suasana, kita butuhkan... sek...
    Said on 2015-02-27 11:43:00
  2. Ya memang tidak mudah mempunyai jabatan dimana harus memimpin banyak golongan di...
    Said on 2015-02-27 11:27:00
  3. semangat pelayanan yang luar biasa, Tuhan memberkati karya Romo...
    Said maria warwanto on 2015-02-26 05:34:00
  4. Seorang Misioner sejati yang sangat langka pada zaman sekarang. Hidup Romo Caro...
    Said Sary on 2015-02-25 07:35:00
  5. Kalau boleh usul, sebaiknya praktek yang dilakukan di Aceh tetap di Aceh, jangan...
    Said on 2015-02-24 10:46:00
  6. Saya beranggapan ada side effect dari adanya hukuman mati (bukan efek jera). Di...
    Said on 2015-02-24 10:43:00
  7. Hari Valentine sesungguhnya adalah perayaan atau lebih tepatnya kenangan akan ke...
    Said jane on 2015-02-18 06:25:00
  8. Yang haram bukan hari nya valetine nya tapi manusia nya. Kalau cuma mikir nya ng...
    Said Guess on 2015-02-16 11:21:00
  9. Tentu semua negara harus berupaya yang semestinya; sebetulnya tiap pemerintah ya...
    Said on 2015-02-11 07:05:00
  10. Saya percaya ensiklik akan diterbitkan oleh Paus Fransiskus karena situasi yang...
    Said sr.yustina on 2015-02-08 08:42:00
UCAN India Books Online