UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

4.000 relawan siap mengajar massal

04/10/2013

4.000 relawan siap mengajar massal thumbnail

 

Menjadi relawan tidak memandang tua, muda, dan bisa datang dari segala lapisan masyarakat serta beragam profesi. Nah, jika kalian berminat, ikutan saja di Festival Gerakan Indonesia Mengajar (FGIM) pada 5-6 Oktober 2013. Festival ini akan menjadi ajang kerja bakti bersama dalam relawan satu hari.

Tercatat, sudah 4.000 peserta yang mendaftar untuk melakukan aksi nyatanya bagi pendidikan dengan menjadi relawan festival ini. Diperkirakan, relawan akan berkumpul dalam pelaksanaan festival GIM mencapai 10.000 orang.

Direktur Eksekutif Indonesia Mengajar Hikmat Hardono mengatakan, pelaksanaan festival ini dilakukan oleh para relawan panitia berjumlah lebih dari 850 orang tanpa menggunakan jasa event organizer (EO) dan ikut membayar iuran yang sama dengan peserta. Dia yakin, festival kerja bakti ini akan menjadi festival terbesar di Jakarta.

“Jika dihitung, akumulasi jam kerelawanan untuk mengadakan Festival GIM hingga di hari pelaksanaannya tak kurang dari 97.712 jam kerja,” ujarnya seperti dilansir okezone.com, Kamis (3/10/2013).

Lebih lanjut, festival ini menjadi wadah multiaktivitas gerakan sosial yang pertama di Indonesia dan relawan diajak untuk membuat media belajar kreatif di wahana-wahana kerja yang tersedia. Nah, dari wahana-wahana kerja tersebut, ada sembilan wahana kerja, yaitu yang pertama ada Kotak Cakrawala yang merupakan aktivitas memilih, mengemas dan mengirim buku terbaik lalu dikirimkan ke rumah belajar se-Indonesia.

Kedua ada Kartupedia, wahana kerja ini aktivitasnya merangkum informasi tentang pengetahuan umum jadi kartu belajar untuk sekolah dan masyarakat. Kemudian yang ketiga ada Kemas-kemas sains, aktivitas ini juga membuat dan mengemas alat peraga untuk memperkaya pembelajaran sains dan matematika di 126 SD se-Indonesia.

Selain itu, wahana kerja yang lainnya ada Teater Dongeng, yaitu merekam dongeng dan cerita rakyat yang diperankan sendiri untuk ditonton bersama di desa-desa ujung republik sebagai aktivitas di wahana ini. Kelima, ada Kepingpedia, aktivitasnya yaitu membuat puzzle ilustrasi pengetahuan sebagai sarana belajar untuk siswa. Wahana kerja yang keenam yaitu Video Profesi, aktivitas wahana kerja ini merekam cerita inspiratif mengenai profesi relawan untuk referensi cita-cita mereka.

Ketujuh ada wahana kerja Melodi Ceria, aktivitasnya menyanyikan lagu anak dan daerah untuk perkaya khazanah mengenai budaya nusantara. Kedelapan, sains berdendang sebagai wahana kerja yang lainnya, beraktivitas mengkreasikan lagu populer dengan materi pelajaran untuk ceriakan kegiatan belajar di sekolah. Terakhir yaitu surat semangat, yang beraktivitas untuk membagi motivasi lewat cerita inspiratif yang dituangkan dalam surat.

Selain kesembilan wahana kerja di atas, ada juga Aula Indonesia, yaitu wahana kolaborasi antarrelawan untuk menjalin jejaring persaudaraan. Seluruh dari festival ini akan dikirimkan ke 126 SD penempatan Indonesia Mengajar yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Hikmat mengungkapkan bahwa sejak mengirimkan 367 para sarjana terbaik ke SD yang kekurangan guru berkualitas sebagai Pengajar Muda di 17 kabupaten di Indonesia, selama itu pula Indonesia Mengajar menyaksikan ada banyak pejuang pendidikan yang berjuang di tengah kesederhanaan.

“Ada ribuan orang melakukan ini semua dengan ketulusan dan keikhlasan yang kadangkala sulit dipahami. Guru-guru yang penuh bakti pada kemajuan muridnya, kepala sekolah yang penuh perhatian pada guru-gurunya, dan masih banyak lagi,” ucapnya.

Dia menambahkan, Indonesia Mengajar bergerak bersama relawan yang tercatat ada lebih dari 4.000 orang yang bekerja dalam berbagai bentuk perannya dalam gerakan pendidikan dan aktif, seperti pendamping taman bacaan, asesor rekrutmen Pengajar Muda, relawan Penyala dan Kelas Inspirasi, anggota korps donatur, serta trainer.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus doakan korban gempa di Aceh
  2. Renungan Hari Minggu Adven III/A bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Jokowi: Indonesia adalah rumah bagi kemajemukan
  4. Kongres Katolik yang dikelola negara Tiongkok dijadwalkan setelah Natal
  5. Rumah sakit Gereja berjuang mengatasi ketakutan warga tentang HIV
  6. Uskup tolak distribusi kondom di sekolah
  7. Organisasi mahasiswa lintas agama serukan kemajemukan NKRI
  8. Potret kehidupan dua pelajar SD di Indonesia
  9. Pemerintah Timor Leste dikritik ‘mengabaikan kaum difabel’
  10. KWI dan PGI desak pemerintah moratorium hukuman mati
  1. Merepotkan banyak pejabat... lain kali ditangani dan dilawan sendiri saja sebelu...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 10:20:27
  2. Setiap kali membaca ttg hukuman mati, ingat Mary Jane.. Untuk orang yang tidak b...
    Said Jenny Marisa on 2016-12-08 09:33:17
  3. Aku ingin kuliah di Vietnam .aku tertarik dng negara itu .aktivitas ya tidak bed...
    Said Roby.chandra on 2016-12-06 23:11:33
  4. Alkitab bahasa kanayant...
    Said Dolina on 2016-12-04 20:38:14
  5. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  6. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  7. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  8. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  9. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  10. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
UCAN India Books Online