Dewan Kardinal bahas reformasi Gereja

04/10/2013

Dewan Kardinal bahas reformasi Gereja thumbnail

 

Pertemuan pertama Paus Fransiskus  dengan delapan kardinal (Dewan Kardinal) yang menasihati dia tentang reformasi Gereja mencakup berbagai tema, termasuk reformasi birokrasi Vatikan dan peran kaum awam, demikian Vatikan.

Selain itu, dewan ini juga berbicara tentang persiapan sebuah studi untuk meningkatkan karya pastoral Gereja terkait keluarga, kata Juru Bicara Vatikan Pastor Federico Lombardi SJ.

Imam itu memberikan beberapa penjelasan detail terkait pertemuan kelompok itu dalam sebuah konferensi pers pada Rabu. Tapi, Pastor Lombardi mengatakan para pengamat hendaknya tidak mengharapkan terlalu banyak informasi tentang sesi-sesi tersebut.

Pertemuan itu tidak dimaksudkan untuk menghasilkan dokumen untuk umat Katolik. “Kita jangan mengharapkan dokumen atau keputusan dari dewan ini,” kata Pastor Lombardi.

Kelompok kardinal mengadakan pertemuan di Vatikan untuk pertama kalinya dari Selasa hingga Kamis pekan ini. Pertemuan itu telah menimbulkan spekulasi, hal-hal apa yang menjadi agenda para kardinal  atau hal-hal apa yang akan dilakukan reformasi.

Pada Senin, Paus mengumumkan pembentukan kelompok kardinal melalui surat resmi, yang dikeluarkan pada Sabtu, dengan meminta dewan itu membantu reformasi birokrasi Vatikan dan “membantu saya terkait pemerintahan Gereja Katolik.”

Ia mengatakan pertemuan para kardinal  mulai pada Selasa pagi bersama Paus dan para kardinal melakukan tinjauan singkat tentang struktur Gereja sejak Konsili Vatikan II (1962-1965), yang diselenggarakan di Roma.

Topik lain yang juga dibahas, menurut Pastor Lombardi, termasuk persekutuan, partisipasi dan kolegialitas di dalam Gereja, serta perhatian terhadap kaum miskin.

Reformasi sinode para uskup juga menjadi “tema utama” dari hari pertama pertemuan itu, kata Pastor Lombardi. Sinode itu dibentuk setelah Konsili Vatikan II dan salah satu tujuannya adalah memberikan nasihat kepada Paus.

Paus telah mengatakan beberapa kali bahwa ia ingin mereformasi sinode uskup itu, yang memiliki sekretariat permanen di Vatikan, tetapi tidak menjadi bagian dari birokrasi pusat.

Sumber: Vatican tight lipped on details of cardinals’ meeting

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online