UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Pejabat Vatikan: PBB perlu reformasi

04/10/2013

Pejabat Vatikan: PBB perlu reformasi thumbnail

 

Vatikan telah mengusulkan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan reformasi.

Pada saat ini PBB dibagi menjadi dua bagian: Bagian Umum dan Dewan Keamanan. Namun, Vatikan ingin semua anggota dapat menyampaikan pendapat mereka dan turut mengambil keputusan. Tidak semua negara saat ini berada di Dewan Keamanan PBB.

Presiden Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian Vatikan, Peter Appiah Kardinal Turkson menyampaikan usulan ini pada konferensi pers dalam rangka memperingati 50 tahun Ensiklik “Pacem in Terris“, yang dikeluarkan oleh Paus Yohanes XXIII.

Acara peringatan itu diselenggarakan pada 2-4 Oktober, termasuk penerbitan  buku “Il concetto della pace” (“Konsep Perdamaian”) oleh Rumah Penerbitan Vatikan.

“Kami tidak bermaksud untuk memaksa siapa pun, tetapi hanya mengusulkan reformasi yang memberikan kesempatan kepada semua anggota untuk bersuara dan mengambil bagian dalam mewujudkan kebaikan bersama,” tambah kardinal itu.

Mengacu pada masalah institusi politik dan politik global, Kardinal Turkson mengatakan: ini “sangat diperlukan dalam menanggapi pertanyaan-pertanyaan global.

“Dalam konteks ini, sejak lima puluh tahun lalu,  Pacem in Terris dengan pandangan ke depan yang jernih dan jelas, mencatat ketidakmampuan negara-negara mewujudkan kepentingan bersama yang bersifat universal.”

Kardinal Turkson menyimpulkan bahwa dalam rangka mengatasi berbagai permasalahan tersebut perlu “mulai mencoba reformasi lembaga global terbesar: Perserikatan Bangsa-Bangsa”.

Masalah ini, tambah prelatus itu, telah menjadi agenda selama bertahun-tahun dengan melihat seolah-olah perdebatan seputar reformasi Dewan Keamanan dimulai sekitar dua puluh tahun lalu.

Sumber: Cardinal says UN is in urgent need of reform

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup minta tindakan terhadap anti Ibu Teresa
  2. VPI dan FMKI gelar seminar mencari pemimpin tepat DKI Jakarta
  3. Peretas kritik Gereja Katolik mengabaikan imam yang diculik
  4. Renungan Hari Minggu Biasa XIII/C bersama Pastor Bill Grimm
  5. 60 pengungsi Korea Utara dibaptis di Gereja Katolik Seoul
  6. Keuskupan Agung Semarang prioritaskan penyandang cacat
  7. Siapkan menu sahur, puasa pasangan beda agama
  8. LSM internasional desak PBB selesaikan pelanggaran HAM Papua
  9. Lokakarya Beijing ‘mendidik’ para rohaniwan Katolik
  10. Tahun Kerahiman, kesempatan pengampunan dan pembaharuan rohani bagi umat Katolik Pakistan
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online