UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Romo Magnis: Toleransi harus mulai diajarkan

09/10/2013

Romo Magnis: Toleransi harus mulai diajarkan thumbnail

Romo Franz Magnis Suseno SJ

 

Ditemukannya sejumlah laporan dimana intoleransi dan fanatisme terhadap agama diajarkan di sekolah, dinilai guru besar filsafat dari Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Romo Franz Magnis-Suseno SJ sebagai kondisi dimana pemerintah wajib memulai pendidikan dengan keutamaan ke arah toleransi.

Menurut Rohaniawan Katolik ini, hal itu perlu dimulai agar fenomena yang membahayakan ini tidak menyebar yang dapat menyebabkan generasi muda kehilangan pandangan mengenai indahnya kebersamaan dalam keberagaman.

Menurut Romo Magnis, mengajarkan nilai toleransi harus dianggap sebagai sebuah keharusan.

“Di situ ada dua poin yang penting. Yang pertama bahwa toleransi bukan berarti mengatakan semua keyakinan sama dan sebagainya. Dan yang kedua, belajar menerima bahwa orang dengan keyakinan yang berbeda. Nah yang dua hal itu yang harus diajarkan pada anak (sejak) kecil,” ujar Romo Magnis seperti dilansir jawaban.com.

Menanamkan nilai menghargai setiap orang dengan keberagaman dan perbedaaan sejak dini kepada anak akan membuat mereka tidak terpengaruh terhadap hasutan-hasutan menyesatkan yang cenderung fanatik. Untuk itu pemerintah pun wajib membuat program dimana nilai toleransi diutamakan diajarkan di setiap sekolah.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Otoritas Tiongkok bertindak tegas terkait tes gender janin
  2. Keluarga Filipina bersukacita menyambut penundaan hukuman mati Mary Jane
  3. Terpidana mati Katolik sudah terima “ritus terakhir”
  4. Empat puluh tahun setelah jatuhnya Saigon
  5. Perhimpunan Masyarakat Toraja merayakan Paskah inkulturasi dengan meriah
  6. Paus Fransiskus menyumbangkan dana untuk korban gempa di Nepal
  7. Komnas Perempuan apresiasi “pembatalan” eksekusi mati Mary Jane
  8. Laporan mengecam budaya impunitas di India terkait kekerasan agama
  9. Krisis migran dan perubahan iklim menjadi fokus perhatian Paus dan Sekjen PBB
  10. Jesuit bantu korban gempa di Nepal
  1. Otoritas Tiongkok bertindak tegas terkait tes gender janin
  2. Gereja Katolik adakan doa khusus bagi 8 terpidana yang dieksekusi
  3. Gereja Papua cari keadilan, perdamaian, dan stabilitas
  4. Pameran Karya Kampung Tugu: Jejak akulturasi budaya Portugis dan Indonesia
  5. Empat puluh tahun setelah jatuhnya Saigon
  6. Perhimpunan Masyarakat Toraja merayakan Paskah inkulturasi dengan meriah
  7. Renungan Hari Minggu Paskah V bersama Pastor Bill Grimm
  8. Paus Fransiskus menyumbangkan dana untuk korban gempa di Nepal
  9. Laporan mengecam budaya impunitas di India terkait kekerasan agama
  10. Krisis migran dan perubahan iklim menjadi fokus perhatian Paus dan Sekjen PBB
  1. Selalu ada Kartini di setiap zaman......
    Said Viktor Sagala on 2015-04-28 14:58:00
  2. Ya pak Kalla, tolong Anda bantu Pak Jokowi yang masih muda dalam segala hal deng...
    Said on 2015-04-28 09:58:00
  3. Istilah "kedaulatan hukum" seperti arti Kudus saja.. bukan! Sekarang dengan kep...
    Said on 2015-04-28 09:52:00
  4. Benar, setiap detik adalah baik untuk pengampunan. Terima kasih untuk petisi An...
    Said on 2015-04-28 09:35:00
  5. Beberapa tahun lagi kita akan meninggalkan bumi termasuk Indonesia. Pada waktu ...
    Said on 2015-04-24 08:03:00
  6. Diharap Bapak Menteri menyertakan pemuka agama lain disamping pemuka agama Islam...
    Said on 2015-04-24 07:52:00
  7. Orang berniat kurang baik takut pada simbol Salib Kristen... entah takut kejatuh...
    Said on 2015-04-23 07:55:00
  8. Senyum manis Kartini Susi penuh kasih pada bundanya... Siapa duga pada suatu har...
    Said on 2015-04-23 07:45:00
  9. Saya rasa saat yang tepat memohon grasi untuk Mary Jane dan yang lain adalah wak...
    Said on 2015-04-21 08:23:00
  10. Inilah orang kudus dewasa ini,, mereka mengorbankan diri tanpa takut dan dengan ...
    Said Boni Farneubun on 2015-04-19 06:56:00
UCAN India Books Online