UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus minta sinode fokus pada perceraian dan pernikahan kembali

10/10/2013

Paus minta sinode fokus pada perceraian dan pernikahan kembali thumbnail

 

Masalah perceraian dan menikah kembali dalam Gereja Katolik akan menjadi topik utama pembahasan saat para uskup dari seluruh dunia bertemu di Vatikan pada Oktober 2014.

Vatikan mengumumkan pada 8 Oktober bahwa sesi-sesi Sinode Uskup, yang akan diadakan pada 5-19 Oktober 2014, akan membahas “tantangan pastoral keluarga dalam konteks evangelisasi.”

Paus telah mengatakan kepada para wartawan yang bersama dia di pesawat saat kembali dari Rio de Janeiro, Brasil, pada Juli lalu bahwa sinode tahun depan akan membahas “pelayanan pastoral perkawinan yang lebih mendalam,” termasuk pertanyaan tentang perceraian dan kelayakan menerima Komuni bagi umat Katolik yang menikah kembali.

Paus Fransiskus menambahkan pada saat itu bahwa hukum Gereja yang mengatur pembatalan pernikahan juga “harus ditinjau kembali, karena pengadilan gerejawi tidak cukup untuk ini. Ini adalah kompleks, sebuah masalah pelayanan pastoral perkawinan.”

“Gereja adalah seorang ibu, dan dia harus melayani dengan kasih setia dan menerapkan bentuk kasih setia itu bagi semua,” kata Paus.

Pengumuman sinode muncul di tengah berita bahwa Keuskupan Agung Freiburg, Jerman, telah mengeluarkan pedoman baru yang memudahkan perceraian dan umat Katolik yang menikah kembali menerima Komuni.

Juru Bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi SJ, mengatakan bahwa hal-hal seperti itu lebih tepat ditangani di tingkat Gereja yang lebih tinggi,” di bawah bimbingan Paus dan para uskup.”

“Bapa Suci menempatkan reksa pastoral keluarga di jantung proses sinode yang akan menjadi lebih luas, mencakup refleksi dari Gereja universal,” tambahnya.

Sumber:  Pope calls synod to focus on divorce and remarriage

 

  • Lusius

    Paus Fransiskus menambahkan pada saat itu bahwa hukum Gereja yang mengatur pembatalan pernikahan juga “harus ditinjau kembali, karena pengadilan gerejawi tidak cukup untuk ini. Ini adalah kompleks, sebuah masalah pelayanan pastoral perkawinan.”

    “Gereja adalah seorang ibu, dan dia harus melayani dengan kasih setia dan menerapkan bentuk kasih setia itu bagi semua,” kata Paus.

    Setuju, di tingkat paroki, para imam lbh sering “cuek” untuk persoalan “perpisahan” dalam perkawinan.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  2. 1.700 buku radikalisme beredar di Bandung
  3. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  4. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  5. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  6. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  7. Delegasi kepausan membawa bantuan bagi para pengungsi Irak
  8. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  9. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap 'rendah hati'
  10. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  1. Delegasi kepausan membawa bantuan bagi para pengungsi Irak
  2. Polisi Pakistan dituduh melakukan penahanan ilegal terhadap orang Kristen
  3. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  4. Daniel Mananta bangun gereja di Flores ungkapan syukur pita suaranya pulih
  5. 1.700 buku radikalisme beredar di Bandung
  6. Survei Setara: Satu dari 14 siswa SMA setuju ISIS
  7. Cegah radikalisme sejak rekrutmen guru
  8. Warga Tionghoa gelar pawai lilin kenang 10 tahun gempa di Nias
  9. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  10. Malaysia memperkenalkan RUU Anti-Terorisme terkait pendukung ISIS
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online