UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Anak-anak Jepang dan Korea Utara mempromosikan perdamaian

11/10/2013

Anak-anak Jepang dan Korea Utara mempromosikan perdamaian thumbnail

 

Meskipun hubungan bermasalah di antara negara mereka, anak-anak Jepang dan Korea Utara bergandengan  tangan  untuk mempromosikan perdamaian melalui gambar.

Relief Campaign Committee for Children, sebuah LSM yang berbasis di Tokyo, telah menyelenggarakan pameran sejak tahun 2001 menampilkan gambar-gambar yang diambil oleh anak-anak dari Jepang, Korea Utara dan Korea Selatan.

Acara pameran ke-13 tersebut akan dimulai pada  November mendatang.

“Pertukaran tersebut telah menyebabkan orang-orang di Korea Utara  berbicara kepada kami tentang perdamaian, topik yang mereka telah menghindari untuk berbicara,” kata Shinji Yoneda,  wakil dari panitia pameran dan direktur Federasi Nasional Asosiasi UNESCO di Jepang, yang mendukung acara tersebut.

Pada akhir Agustus,  An Inoue, yang berusia 11 tahun, pelajar Kelas V dari Chuo Ward, Tokyo, mengunjungi Sekolah Dasar Rungra di Pyongyang pusat bersama dengan beberapa siswa dari sekolah pro-Korut di Jepang dan anggota organisasi itu.

Untuk pameran seni mendatang, Inoue dan seorang gadis berusia 10 tahun Kelas IV di sekolah Pyongyang  bersama seorang gadis melukis sebuah gambar bentuk hati.

“Meskipun kami tidak mengerti bahasa masing-masing, dia banyak membantu saya dan kami sangat menikmati lukisan itu,” kata Inoue.

Inoue dan gadis itu saling melemparkan senyum dan bersedia untuk bertemu lagi.

Selama kunjungan itu, para mahasiswa lokal juga berpidato tentang apa yang mereka pikir dari sebuah buku kartun tentang perdamaian yang ditulis oleh seorang penulis Jepang.

“Saya percaya perdamaian adalah sesuatu yang memungkinkan kami semua memiliki cukup makanan dan saya ingin bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rakyat Korea untuk menjaga perdamaian,” kata seorang anak Kelas III berusia 9 tahun.

Yoneda menekankan pentingnya pertukaran seperti itu. “Saya ingin orang tahu bahwa ada anak-anak yang hanya ingin berteman,” katanya.

Sumber: Japanese and N. Korean children give peace a chance

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  2. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  3. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  4. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  5. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  6. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  7. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  8. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  9. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  10. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online