UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Gubernur Papua izinkan jurnalis asing masuk Papua

11/10/2013

Gubernur Papua izinkan jurnalis asing masuk Papua thumbnail

 

Gubernur Papua Lukas Enembe pada Rabu (9/10) mengumumkan bahwa provinsinya akan terbuka bagi para jurnalis asing setelah bertahun-tahun mereka dilarang memasuki wilayah paling timur Indonesia itu.

“Wartawan asing, silahkan datang ke Papua. Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi di Papua sana karena hanya akan menimbulkan pertanyaan saja,” katanya kepada wartawan di Jayapura.

Ia mengatakan para jurnalis boleh melihat dan menginformasikan kemajuan Papua serta “menginformasikan bahwa Papua  aman.”

Pernyataan gubernur itu disampaikan setelah tiga warga Papua memasuki Konjen Australia di Bali pada Minggu, menjelang KTT APEC di Bali. Mereka mendesak pemerintah pusat untuk mengizinkan para wartawan asing untuk mengunjungi Papua Barat secara bebas tanpa meminta izin khusus.

Empat jurnalis asing pernah mengajukan izin tahun lalu, namun hanya satu yang disetujui.

Victor Mambor, kepala Aliansi Jurnalis Independen di Papua, mengakui bahwa sejumlah jurnalis dari Australia, Inggris, Selandia Baru dan Belanda telah mengalami kesulitan dalam mengajukan izin kerja di wilayah tersebut.

“Mereka harus menunggu hingga tiga bulan. Ketika melakukan kegiatan jurnalistik mereka, setelah mendapat izin kerja, mereka harus didampingi oleh petugas khusus dari Indonesia,” katanya.

Kelompok separatis Papua telah terlibat dalam perjuangan selama beberapa dekade untuk menuntut kemerdekaan dari Indonesia, yang telah menimbulkan konflik bersenjata dengan TNI.

Kelompok hak asasi manusia (HAM) telah mendokumentasikan pelanggaran oleh militer terhadap masyarakat sipil Papua, dan sejumlah data menyebutkan korban tewas dari tahun 1963 hingga hari ini sekitar 200.000 orang.

Paul Barber, koordinator TAPOL yang berbasis di Inggris, sebuah LSM yang mengkampanyekan HAM, perdamaian dan demokrasi di Indonesia, menyambut baik pernyataan gubernur itu, dan meminta pemerintah pusat mendukung sikap gubernur tersebut.

“Kami percaya bahwa akses internasional yang seluas-luasnya akan membantu untuk membuka ruang demokrasi di Papua sehingga konflik dapat diselesaikan secara damai,” lanjutnya kepada ucanews.com melalui email.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa sebelumnya telah menyatakan dukungan untuk akses yang lebih luas, tetapi ia merasa khawatir dengan keamanan bagi para jurnalis asing tersebut.

Dalam pertemuan dengan para legislator pada Maret, katanya, salah satu aspek yang dipertimbangkan oleh pemerintah pusat sebagai alasan untuk menolak akses jurnalis asing adalah  keamanan.

Sumber: Indonesia opens Papua to foreign journalists

 

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi kebangsaan, ketua PBNU tolak koalisi partai Islam
  2. 7 tewas akibat kapal tenggalam saat prosesi Semana Santa
  3. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  4. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  5. Paus Fransiskus ajak umat untuk refleksi selama Pekan Suci
  6. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  7. Paus Yohanes Paulus II turut menjatuhkan komunisme
  8. 245 kasus intoleransi di Indonesia dalam setahun
  9. Pastor pembela hak Tamil masuk dalam daftar "teroris" oleh pemerintah
  10. Gereja Katolik masuki pekan suci
  1. 7 tewas akibat kapal tenggalam saat prosesi Semana Santa
  2. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  3. Polisi siap amankan gereja selama Tri Hari Suci
  4. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  5. Rakyat yang Disalibkan
  6. Komnas HAM: Pemilu 2014 dikotori kejahatan demografi
  7. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  8. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  9. GP Ansor terjunkan 300 personel amankan Paskah
  10. Asia Bibi merayakan Paskah di balik jeruji besi
  1. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  2. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  3. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  4. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  5. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  6. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  7. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  8. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
  9. Sepertinya penulisan oleh Tempo mungkin tidak sesuai dengan yang dikatakan, bahw...
    Said on 2014-04-07 17:15:00
  10. Disebut FUI, ataukah FPI? Sepertinya pengacauan mereka menjadi kebanggaan pemer...
    Said on 2014-03-31 17:23:00
UCAN India Books Online