UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus kirim uang untuk perempuan lansia yang kecopetan

16/10/2013

Paus Fransiskus kirim uang untuk perempuan lansia yang kecopetan thumbnail

Ilustrasi

 

Paus Fransiskus dikenal gemar menelepon umat yang berkirim surat kepadanya. Biasanya, Paus akan memberi wejangan, dukungan dan tuntunan dalam pembicaraan teleponnya.

Namun, belum lama ini Paus memberi lebih dari sekadar simpati dan menjadi pendengar yang baik atas kesulitan umatnya. Paus mengirimkan uang sebesar 200 euro atau hampir Rp 3 juta untuk seorang perempuan tua yang kecopetan di dalam sebuah bus.

Perempuan Venesia berusia akhir 80-an tahun itu, dalam suratnya kepada Paus mengatakan, di dalam tasnya terdapat uang sebesar 54 euro atau sekitar Rp 800.000. Uang itu dicuri dalam bus ketika perempuan itu akan menjenguk suaminya di rumah sakit.

Pekan lalu, seorang pastor lokal terkejut mendapatkan sepucuk surat misterius tiba di gereja yang tak jauh dari kediaman perempuan itu.

Pastor Don Gianni Antoniazzi mengatakan tangannya gemetar saat mengetahui di amplop surat itu terdapat cap resmi Kementerian Luar Negeri Vatikan.

“Ini sebuah momen luar biasa. Paus tak hanya tahu bagaimana cara berinteraksi dengan umat, berkomunikasi dengan brilian, dan memberi mereka harapan,” kata Pastor Antoniazzi, seperti dilansir kompas.com.

“Namun, Paus juga melayani permintaan pribadi seperti ini,” lanjut dia.

Lalu bagaimana isi surat itu?

“Tolong kirimkan, uang ini kepada perempuan yang memintanya. Ini adalah hadiah dari Bapa Suci, yang juga memberikan berkatnya untuk dia dan suaminya,” demikian sebuah catatan dalam surat itu.

Pastor Antoniazzi kemudian mencairkan cek dari Vatikan itu dan memberikan uangnya kepada umat perempuan itu yang menerimanya dengan penuh rasa terkejut.

Langkah Paus ini hanya berselang sepekan setelah dia mengirim uang untuk korban selamat tenggelamnya kapal imigran di perairan dekat pulau Lampedusa yang menewaskan 300 orang.

Selain uang, Paus juga mengirimkan kartu telepon kepada para imigran agar mereka bisa menghubungi kerabatnya di Eropa atau di kampung halamannya.

Pada Senin (14/10/2013), Paus mengumumkan akan melelang sepeda motor Harley Davidson miliknya untuk mengumpulkan dana pembangunan penginapan bagi tuna wisma.

Sepeda motor itu merupakan hadiah bagi Paus setelah dia memberikan kotbah di hadapan 35.000 orang penggemar sepeda motor.

Berita terkait: Pope sends money to old lady who was robbed

 

 

  • Lusiuis

    Luarbiasa!

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  2. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  3. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  4. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  5. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  6. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  7. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  8. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  9. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  10. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  1. Ribuan anak Kamboja terlantar akibat ibu mereka dipenjara
  2. Gereja: Pemerintah Modi mulai memperhatikan terkait serangan terhadap minoritas
  3. Kelompok HAM Filipina desak PBB menyelidiki 110 kasus penyiksaan
  4. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  5. PM Malaysia ‘sangat prihatin’ dengan kuburan massal diduga imigran gelap
  6. Relikwi St. Yohanes XXIII dan Relikwi St. Yohanes Paulus II berkunjung ke Thailand
  7. Daniel Mananta dan Sandra Dewi ikut peresmian kapel yang mereka bangun di Flores
  8. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  9. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  10. Orangtua Rohingya di kamp pengungsian cemas terkait berita anak-anak mereka yang hilang
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online