Tokoh agama dilibatkan untuk mencegah konflik perdukunan

16/10/2013

Tokoh agama dilibatkan untuk mencegah konflik perdukunan thumbnail

Ilustrasi

 

Kepolisian Resort Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, melibatkan para tokoh agama untuk mencegah konflik masyarakat di sejumlah desa di daerah itu yang dipicu praktik perdukunan.

“Tidak hanya pemuka agama, namun juga tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Termasuk pemerintah daerah setempat,” kata Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bayu Aji Irawan dihubungi dari Pekanbaru, Senin (14/10), seperti dilansir merdeka.com.

Seperti diberitakan Antara, pernyataan Kapolres adalah tanggapan atas maraknya kasus “main hakim” di tengah masyarakat terkait praktik-praktik perdukunan yang ada di desa-desa terisolasi atau wilayah pedalaman Kabupaten Kuansing.

Kasus terakhir terjadi pada Kamis (4/10), Paiman, 80, seorang pria warga Desa Pulau Panjang,  Kuansing, Riau, dibakar hidup-hidup oleh massa karena diduga seorang dukun.

Paiman dibakar oleh massa yang menuduh dia sebagai dukun yang kerap mengakibatkan warga sekitar tewas secara mendadak (santet).

Puncak amarah warga berawal ketika terjadi beberapa kasus kesurupan yang dialami oleh pelajar di sebuah sekolah menengah pertama yang berada di sekitar kecamatan itu.

Beberapa hari kemudian, menurut informasi kepolisian, pihak sekolah tersebut kemudian menggelar ritual pemberian tumbal terhadap arwah gaib dengan cara menyembelih kambing.

Namun setelah itu, dikabarkan seorang Kepala SMP tersebut terjatuh dari sepeda motor akibat kesurupan hingga tewas.

Sejumlah warga sekitar yang berdomisili di tiga desa berdekatan kemudian berbondong-bondong mendatangi Paiman dan langsung membakarnya hidup-hidup.

Sejumlah desa di Kecamatan Inuman menurut Kapolres berada di kawasan terisolasi sehingga menyulitkan para petugas untuk melakukan pengawasan.

Konflik akibat praktik perdukunan di daerah itu menurut catatan kepolisian juga telah terjadi dua kali. Warga yang disangka atau dituduhkan sebagai dukun santet kerap mendapat perlakuan kasar bahkan hingga dibunuh.

Untuk itu, menurut Kapolres, ada baiknya pemuka agama dilibatkan untuk memberikan siraman rohani kepada masyarakat pedalaman itu. “Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam upaya mengungkap kasus pembunuhan warga yang disangka sebagai dukun santet di desa pada Kecamatan Inuman itu, pihaknya menemukan berbagai kendala.

“Anggota yang kami utus ke lokasi kejadian bahkan tidak dapat memintai keterangan warga. Semuanya tutup mulut dan tidak ada yang berani memberikan keterangan,” katanya.

Namun demikian, kata dia, proses akan tetap berlanjut dengan penyelidikan yang lebih intensif. “Kami juga telah menempatkan sejumlah anggota intel untuk mencari informasi di tengah masyarakat,” katanya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  2. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  3. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  4. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  5. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  6. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  7. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  8. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  9. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  10. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
UCAN India Books Online