UCAN Indonesia Catholic Church News

Umat Kristiani dan Buddha bersatu menentang aborsi

16/10/2013

Umat Kristiani dan Buddha  bersatu menentang aborsi thumbnail

 

Lebih dari 1.000 umat Kristiani dan Buddha meneriakkan slogan “aborsi adalah pembunuhan” dan slogan lainnya selama protes di depan kantor kepresidenan di Taipei, Taiwan, Senin.

Aktivis ‘Stand for Life‘ tersebut juga menyampaikan petisi, menuntut amandemen pasal-pasal dalam Undang-Undang Kesehatan Generik yang mereka klaim telah menyebabkan peningkatan aborsi di Taiwan.

Salah satu pasal kontroversial itu menetapkan bahwa sah bagi wanita hamil untuk meminta aborsi jika kehamilan atau persalinan mempengaruhi kesehatan mental atau kehidupan keluarganya.

Pastor Tang Chong-yong dari Gereja Kristen Tainan Haian mengkritik pasal itu karena terlalu samar dan memberikan ruang untuk melakukan pelanggaran.

Para pengunjuk rasa menyerukan pemerintah untuk membuat sistem konseling wajib, seraya menyatakan bahwa dokter dan konselor tidak boleh orang yang sama.

Petisi tersebut juga ingin waktu tujuh hari wajib untuk merenungkan sebelum melakukan aborsi.

Pastor Juanita Hebard, direktur Ray of Hope, rumah bagi ibu yang tidak menikah, mengatakan bahwa dalam beberapa kasus ketika perempuan ditanya apakah mereka ingin aborsi, itu “seperti meminta mereka jika mereka ingin secangkir kopi, seolah-olah itu tidak ada sikap yang serius.”

Protes dari Stand for Life telah berlangsung selama lima tahun terakhir. Ini adalah pertama kalinya tahun ini mereka mengadakan protes di Taipei.

Sumber: Taipei Christians and Buddhists unite against abortion

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  3. Ensiklik Laudato Si' mulai diterapkan di keuskupan India
  4. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  5. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  6. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  7. Paroki harus manfaatkan FKUB
  8. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  9. Kasimo layak mendapat gelar Pahlawan Nasional
  10. Ziarah tahunan contoh kerukunan antaragama
  1. Paus Fransiskus: Jangan takut mengaku dosa
  2. Protes pembongkaran salib di Tiongkok mendapatkan banyak dukungan
  3. Dua tahun setelah Topan Haiyan, pengungsi tetap berada dalam ‘kondisi memprihatinkan’
  4. Jangan ada peristiwa Tolikara jilid II
  5. Amendemen UUD 45 perlu dikaji lagi
  6. Di Banglades, warga pesisir menjadi korban akibat perubahan iklim
  7. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  8. Puluhan orang tewas di seluruh Asia Selatan akibat banjir
  9. Masyarakat adat di Banglades tuntut pengakuan atas hak-hak mereka
  10. Aktivis dari 28 negara bahas dampak kerusakan akibat pertambangan
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online