UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Hampir 30 juta orang di seluruh dunia hidup dalam perbudakan

18/10/2013

Hampir 30 juta orang di seluruh dunia hidup dalam perbudakan thumbnail

 

Hampir 30 juta orang hidup dalam perbudakan di seluruh dunia, banyak dari mereka adalah laki-laki, perempuan dan anak yang diperdagangkan oleh para geng untuk menjadi pekerjaan seks dan tenaga kerja tidak terampil, demikian sebuah indeks perbudakan global.

Indeks, yang dirilis pada Kamis oleh Walk Free Foundation, sebuah lembaga anti-perbudakan, melaporkan 162 negara terkait jumlah orang yang hidup dalam perbudakan, risiko perbudakan, dan respon pemerintah untuk memerangi aktivitas ilegal itu.

Indeks itu menemukan bahwa 10 negara menyumbang 76 persen dari 29,8 juta orang yang hidup dalam perbudakan – India, Cina, Pakistan, Nigeria, Ethiopia, Rusia, Thailand, Republik Demokratik Kongo, Myanmar dan Bangladesh.

Perbudakan modern digolongkan sebagai perdagangan manusia, kerja paksa, dan praktek-praktek seperti kawin paksa, dan penjualan atau eksploitasi anak-anak.

Peneliti Kevin Bales mengatakan dia berharap indeks itu, laporan tahunan pertama untuk pemantauan perbudakan global, akan meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai angka berada di titik tertinggi sepanjang masa dan itu akan meningkatkan tekanan pada pemerintah untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Ia menolak pandangan bahwa kemiskinan adalah faktor kunci di balik perbudakan, melainkan  korupai, dengan menyerukan hukum untuk menghentikan geng terorganisir.

“Ketika kami menganalisis statistik kami menemukan bahwa perbudakan akibat dari korupsi ketimbang kemiskinan,” kata Bales, seorang profesor perbudakan kontemporer di Wilberforce Institute for the Study of Slavery and Emancipation di University of Hull di Inggris bagian utara.

Sumber: Survey shows nearly 30 million people living in slavery

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XIV bersama Pastor Bill Grimm
  2. Vatikan sampaikan Pesan Ramadan dan Idul Fitri
  3. Presiden baru Filipina berjanji mendengarkan suara rakyat
  4. Vatikan angkat uskup baru untuk Hiroshima dan Ho Chi Minh
  5. Keuskupan Kandy menuntut keadilan bagi korban penyiksaan
  6. Misionaris Hong Kong genap 10 tahun melayani Mongolia
  7. Berkat doanya kepada Bunda Maria, buruh Katolik bisa mengatasi masa sulit
  8. Katedral bersejarah di Malaysia akan direnovasi lebih dari setahun
  9. Sant’Egidio perkuat persahabatan dengan kaum papa lewat buka puasa
  10. Warga Tionghoa Katolik dan Protestan bagikan paket takjil kepada umat Muslim
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online