UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Para korban gempa harus menjadi fokus perhatian, bukan gereja

18/10/2013

Para korban gempa harus menjadi fokus perhatian, bukan gereja thumbnail

 

Ketua Presidium Konferensi Waligereja Filipina (terpilih) kemarin (17/10) mendesak klerus untuk memusatkan perhatian mereka kepada para korban gempa pekan ini di Filipina tengah dan bukan pada gereja-gereja yang runtuh.

“Saya kira fokus kita harus pada orang yang membutuhkan, bukan diri kita sendiri,” kata Uskup Agung Socrates Villegas, yang akan mengambil alih sebagai ketua presidium Konferensi Waligereja Filipina pada 1 Desember.

“Jika pada titik bencana (para uskup) masih berpikir gedung saya, gereja saya, keuskupan saya … itu tidak seperti Kristus,” katanya.

“Kita harus memusatkan seluruh perhatian dan sumber daya kita pada (provinsi) Bohol dan (propvinsi) Cebu karena di situlah orang yang membutuhkan berada,” kata Uskup Agung Villegas kepada ucanews.com.

Dia menanggapi seruan dari sejumlah uskup yang mendesak para imam mereka untuk memeriksa kekokohan struktur gedung gereja setelah sejumlah gereja berusia berabad-abad di Bohol runtuh selama gempa pada Selasa.

Komisi Nasional untuk Kebudayaan dan Seni pada Rabu mengatakan empat gereja bersejarah yang menjadi “kekayaan budaya nasional” telah rusak.

Uskup Leonardo Medroso dari Tagbilaran mengatakan kepada ucanews.com pada Rabu bahwa gereja-gereja ini tidak bisa diperbaiki dan semua 58 gereja di Provinsi Bohol rusak.

Di Kota Cebu, menara lonceng gereja tertua negara itu, Basilika Minore de Santo Nino, runtuh.

Sementara itu, komite aksi sosial Konferensi Waligereja Filipina mengumumkan pada Rabu bahwa pihaknya mengalokasi dana sekitar US$ 9.000 sebagai dana awal untuk membantu para korban gempa di Bohol.

Pastor Edwin Gariguez, sekretaris eksekutif Karitas Filipina, mengatakan sumber-sumber Keuskupan Tagbilaran dan Keuskupan Talibon tidak cukup untuk menanggapi kebutuhan para korban.

“Kami sedang memantau distribusi bantuan dan akan siap untuk melengkapi upaya darurat keuskupan-keuskupan yang terkena dampak,” kata Gariguez pada Rabu.

Ia mengatakan sumber-sumber daya dari keuskupan-keuskupan lain dilibatkan untuk menyediakan bantuan darurat bagi daerah-daerah yang berdampak.

“Informasi dan laporan penilaian sekarang sedang dikirim ke organisasi anggota Karitas untuk memohon bantuan darurat,” kata Pastor Gariguez.

Pihak berwenang pada Kamis mengatakan jumlah korban tewas akibat gempa itu telah mencapai 158 orang.

Pengurangan Risiko Bencana Nasional dan Dewan Manajemen mengatakan sedikitnya 3,4 juta orang telah terkena dampak gempa tersebut.

Badan itu mengatakan sekitar 600 rumah hancur sementara lebih dari 1.400 rumah rusak.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina melaporkan lebih dari 100 gempa susulan di Bohol sejak gempa terjadi.

Sumber: Bishops told to focus on quake victims, not churches

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  2. Gereja Katolik Singapura mengadakan Misa Requiem untuk Mendiang Lee Kuan Yew
  3. Kenangan Jo Seda sang tokoh pendiri Unika Atma Jaya
  4. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  5. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  6. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  7. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap 'rendah hati'
  8. Ratusan tunawisma diundang Vatikan untuk makan malam dan tour ke museum
  9. Uskup ingatkan umat terkait penyaliban diri pada Jumat Agung
  10. Renungan Hari Minggu Palma bersama Pastor Bill Grimm
  1. Delegasi kepausan membawa bantuan bagi para pengungsi Irak
  2. Polisi Pakistan dituduh melakukan penahanan ilegal terhadap orang Kristen
  3. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  4. Daniel Mananta bangun gereja di Flores ungkapan syukur pita suaranya pulih
  5. 1.700 buku radikalisme beredar di Bandung
  6. Survei Setara: Satu dari 14 siswa SMA setuju ISIS
  7. Cegah radikalisme sejak rekrutmen guru
  8. Warga Tionghoa gelar pawai lilin kenang 10 tahun gempa di Nias
  9. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  10. Malaysia memperkenalkan RUU Anti-Terorisme terkait pendukung ISIS
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online