UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Aparat jamin keamanan gereja di Cipayung

21/10/2013

Aparat jamin keamanan gereja di Cipayung thumbnail

Ilustrasi

 

Aparat pemerintahan  menjamin keamanan tetap kondusif, meski tersiar isu penolakan ormas tertentu terhadap renovasi Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) Pelita Lubang Buaya yang berada di Jalan Pelita XIII RT 01/ RW 12 Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (17/10).

Camat Cipayung, Iin Mutmainah mengatakan pihak Kelurahan Lubang Buaya dan Pengurus RW 12 akan menjaga lingkungan tetap kondusif.

“Kalau untuk anarkis mudah-mudahan tidak akan ada. Pengurus Kelurahan Lubang Buaya dan RW 12 sudah menjamin itu, tapi kalau ada pemasangan spanduk atau pernyataan itu hak warga negara,” kata Iin seperti dilansir Suara Pembaruan, Jumat (18/10).

Iin mengaku heran dengan penolakan yang dilakukan oleh ormas tersebut. Hal itu lantaran pihaknya telah mensosialisasikan dan berdialog dengan warga, terkait adanya renovasi Gereja GPIB Pelita.

“Panitia renovasi juga sudah memberikan informasi bahwa ini hanya renovasi bukan pembangunan gedung baru yang memang membutuhkan persyaratan-persyaratan tertentu, seperti IMB dan lainnya. Tapi ini kan bukan pembangunan, hanya perbaikan,” katanya.

Meski demikian, Iin mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk memperkuat komunikasi dengan warga sekitar.

Jaminan keamanan juga disampaikan Kapolsek Cipayung, Kompol Ua Triyanto. Dikatakan, meski isu unjuk rasa dari ormas tertentu yang menolak renovasi gereja tidak terbukti, pihaknya tetap menerjunkan anggota untuk menjaga keamanan di sekitar areal GPIB Pelita.

Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sebenarnya sampi hari ini isu akan adanya unjuk rasa tidak pernah terbukti. Tapi kami tetap melakukan pengamanan sampai beberapa hari ke depan,” katanya.

Ua berharap tidak ada aksi anarkis dari pihak tertentu yang keberatan terkait apapun yang berbau keagamaan. Pihak yang keberatan diharapkan menempuh prosedur dan mekanisme yang sesuai koridor hukum.

“Kalau memang ada yang keberatan silakan ikuti prosedur. Silakan berkoordinasi dengan jajaran pemerintah setempat agar ditindaklanjuti sesuai aturan yang ada,” jelas Ua.

Sementara Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto mengatakan keberatan akan sebuah pembangunan rumah ibadah semestinya disampaikan melalui mekanisme yang telah ada.

Dikatakan, keberatan ataupun penolakan dapat disampaikan melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang ada di wilayah tersebut dengan alasan yang argumentatif.

“Penolakan ada mekanismenya, yaitu disampaikan melalui FKUB,” katanya.

Krisdianto menjelaskan, di dalam FKUB ada perwakilan dari setiap pemuka agama yang dapat menyikapi aspirasi umat.

Setelah mendapat pengaduan warga,  kata Krisdianto, FKUB bersama Lurah dan Camat setempat akan memfasilitasi warga ataupun kelompok yang bersangkutan agar berdialog dan membicarakan hal tersebut. Langkah ini, kata Krisdianto untuk menghindari gesekan yang tak perlu.

“Intinya semua dibicarakan secara persuasif, agar tidak timbul friksi. Kalau menurut saya, penolakan bukan dari masyarakat sekitar, tapi biasanya ada yang undang dari luar, tapi tentunya semua pihak tetap harus diberi pemahaman,” tegas Krisdianto.

Sebelumnya diberitakan, proses renovasi gereja GPIB Pelita  mendapat kecaman melalui spanduk-spanduk yang dipasang di sekitar areal gereja.

Pihak kepolisian yang berkoordinasi dengan aparatur TNI juga sempat melakukan pengamanan di areal gereja lantaran adanya informasi bahwa pada Kamis (17/10) pagi sebuah ormas berniat berunjuk rasa di lokasi renovasi gereja yang berada di wilayah perbatasan Jakarta dan Bekasi itu.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dewan Islam usulkan UU mengizinkan suami memukul istrinya
  2. Pemimpin Gereja Filipina didesak untuk tidak diam
  3. Kunjungan bersejarah: Presiden Singapura bertemu Paus Fransiskus
  4. Penggalangan dana renovasi Gua Maria untuk dijadikan wisata rohani
  5. 31 Ormas minta Presiden Jokowi tetapkan 1 Juni hari lahirnya Pancasila
  6. Uskup yang tidak diakui Vatikan menahbiskan sembilan imam
  7. Tulisan Ibu Teresa akan diterbitkan dalam sebuah buku menjelang kanonisasinya
  8. Menkopolkam: Ketidakadilan jadi sumber masalah bagi Indonesia
  9. Kaum perempuan ingin kebijakan nasional untuk korban perkosaan
  10. Peringatan hari lahir Pancasila, berbagai Ormas akan gelar apel syukuran
  1. Ikut prihatin walau bukan penduduk Filipina. Prihatin mengapa sampai presiden d...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-31 11:26:57
  2. Selamat kepada umat Katolik di jambi... Syukur semuanya baik, Pemda mendukung....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-30 16:19:12
  3. Silahkan Pater kontak ke email ucanews.com. Terima kasih banyak Pater. Tuhan mem...
    Said editor on 2016-05-30 14:31:51
  4. Menjadi persoalan, apakah para siswa itu paham dan tahu betul apa itu syariat is...
    Said Brian on 2016-05-28 18:25:34
  5. Saya rasa wajar jika para pelaku dikenakan hukuman kibiri, karena mereka memperl...
    Said olenggius on 2016-05-28 06:42:02
  6. Semoga cepat terealisasi...
    Said lota on 2016-05-24 16:16:12
  7. saya sangat ridu untuk bisa kembali berziarah rohani , walau hanya didalam neger...
    Said yohanes a. hendra sandjojo on 2016-05-23 08:56:38
  8. Saya salut cuman saya mau tanya apabila di lingkungan kita ada agama lain mau ba...
    Said NIKO HILAPOK on 2016-05-20 23:57:08
  9. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  10. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
UCAN India Books Online