UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus: Umat Katolik “bawa Yesus ke dalam dunia modern”

21/10/2013

Paus Fransiskus: Umat Katolik “bawa Yesus ke dalam dunia modern” thumbnail

 

Paus Fransiskus meminta umat Katolik di Asia untuk membawa Yesus ke dalam semua aspek kehidupan modern seraya memperingatkan umat beriman untuk tidak melupakan kaum miskin dan tersingkir.

“Bawalah Yesus sekarang ke bidang politik, bisnis, seni, ilmu pengetahuan, teknologi, dan media sosial,” kata Paus pada Jumat dalam sebuah pesan video pada penutupan Konferensi Evangelisasi Baru di Filipina.

“Jangan merasa lelah membawa sukacita Bapa kepada orang miskin, orang sakit, orang terlantar, orang-orang muda dan keluarga,” kata Paus kepada sekitar 6.000 delegasi yang menghadiri konferensi pertama itu di Universitas Santo Thomas di Manila yang berusia 400 tahun.

Berbicara dalam bahasa Inggris, Paus Fransiskus mengatakan dia berharap peserta konferensi “hendaknya mengalami kehadiran Yesus” dalam kehidupan mereka.

“Anda hendaknya semakin mencintai Gereja dan berbagi Injil kepada orang lain dengan rendah hati dan sukacita,” katanya.

“Biarkan Roh Kudus memperbaharui ciptaan dan mendatangkan keadilan dan perdamaian di Filipina dan di benua Asia yang dekat dengan hati saya,” kata Paus.

Ia menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara konferensi tersebut, seraya mengatakan “Roh Kudus telah aktif memanggil Anda.”

“Saya senang bahwa Anda datang ke Manila dari berbagai bagian di Filipina dan Asia,” kata Paus.

Konferensi evangelisasi baru “adalah persembahan kami untuk Tahun Iman,” tambahnya .

Di akhir konferensi tiga hari itu, Uskup Agung Manila Luis Antonio Kardinal Tagle memimpin doa antaragama bersama para pemimpin agama lain dimana ia meminta maaf atas “dosa-dosa Gereja.”

“Kami ingin mengatakan kami sangat menyesal atas dosa-dosa, luka yang telah kami buat kepada umat Katolik,” kata prelatus itu.

“Kami ingin meminta maaf kepada kaum wanita,” katanya.

“Kami meminta maaf kepada anak-anak yang tidak diperperhatikan. Kami ingin meminta maaf kepada orang muda yang tidak menemukan diri dalam komunitas kita sebagai sebuah rumah yang akan menyambut baik mereka.”

Bagi mereka yang telah menyakiti Gereja, katanya, “Kami ingin mengatakan kami mengampuni Anda, kami mencintai Anda, dan kami berharap kami dapat mulai membangun sebuah dunia penuh kasih, keadilan, kebenaran, dan perdamaian, bukan hanya untuk diri kami sendiri tetapi untuk generasi berikutnya.”

Kardinal Tagle mengadakan konferensi itu sebagai respon terhadap seruan Paus Fransiskus dan Paus Emeritus Benediktus XVI untuk membuat evangelisasi “lebih relevan” dalam menghadapi perubahan di bidang teknologi, sosial, budaya, ekonomi, sipil dan agama.

Delegasi konferensi berasal dari seluruh Asia, termasuk Hong Kong, India, Brunei, Malaysia, Taiwan, Thailand, Korea Selatan, Myanmar, Jepang, Sri Lanka dan Indonesia. Sebuah kontingen dari Amerika Serikat juga hadir.

Sumber: Pope urges faithful to “bring Jesus into the world”

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Koalisi peduli anak tolak perkawinan usia dini
  2. Paus Fransiskus menyerukan penghapusan hukuman mati dan penjara seumur hidup
  3. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  4. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  5. Umat Katolik protes terkait perampasan lahan Gereja oleh pemerintah
  6. Diskriminasi Ras vs Sumpah Pemuda
  7. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  8. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan 'kehidupan baru' bagi dia
  9. Kendurenan awali Konggres Persaudaraan Sejati Lintas Iman
  10. Kekerasan terus terjadi, Gereja Papua minta negara serius lindungi warga
  1. Sejumlah agamawan Indonesia ikuti dialog lintas agama di Polandia dan Slowakia
  2. Paus desak para aktivis berjuang melawan ‘penyebab kemiskinan struktural’
  3. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  4. Ketulusan Jokowi menjadi obat pengungsi Sinabung
  5. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  6. Koalisi peduli anak tolak perkawinan usia dini
  7. 3.284 pengungsi Sinabung tinggal di 12 lokasi
  8. Kemenag adakan deradikalisasi pendidikan agama
  9. Paus Emeritus Benediktus: Dialog sebagai cara berbagi sukacita Injil
  10. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan ‘kehidupan baru’ bagi dia
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online