UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Penganiayaan terhadap orang Kristen telah meningkat di 20 negara

21/10/2013

Penganiayaan terhadap orang Kristen telah meningkat di 20 negara thumbnail

 

Di banyak negara situasi umat Kristiani sangat memburuk. Ini adalah temuan dari laporan tentang Persecuted and Forgotten? yang diluncurkan pada pertemuan di Gedung Parlemen Inggris pada 17 Oktober oleh Aid to the Church in Need (ACN), kantor karya karitatif Katolik internasional.

Laporan ini mengkaji situasi umat Kristiani di 30 negara, termasuk Afghanistan, Cina, Laos, Pakistan, Vietnam dan Zimbabwe.

Secara khusus laporan itu menganalisis situasi di sejumlah negara mayoritas Muslim dan negara-negara dengan sistem politik otoriter. Laporan itu dilakukan selama 2,5 tahun terkahir.

Temuan laporan itu adalah dua per tiga negara dimana penganiayaan terhadap umat Kristiani lebih parah, masalah itu boleh dikatakan memburuk. Fakta bahwa hal itu sedang berlangsung dalam kehidupan Gereja – terutama di Timur Tengah.

Meskipun gejolak politik telah membawa penderitaan bagi orang-orang dari semua komunitas agama, namun denominasi Kristen paling banyak mengalami permusuhan dan kekerasan secara terbuka.

Mereka telah menjadi korban dari setiap konflik politik, ekonomi, sosial dan agama – misalnya konflik antara Sunni dan Syiah. Akibatnya, banyak sekali orang Kristen terpaksa mengungsi.

John Pontifex dari ACN menjelaskan, “Dari seluruh  jumlah tersebut, kasus penganiayaan tampaknya terus terjadi dan bahkan saat ini semakin memburuk, termasuk gereja dibakar, orang Kristen di bawah tekanan untuk pindah agama, kekerasan massa terhadap keluarga Kristen, penculikan dan pemerkosaan terhadap gadis-gadis Kristen, propaganda anti-Kristen di media dan dari Pemerintah, diskriminasi di sekolah dan tempat kerja.

Persecuted and Forgotten? mempertanyakan komitmen masyarakat internasional dalam menegakan kebebasan beragama.”

Menurut informasi yang disajikan dalam laporan itu, kelompok-kelompok Islam radikal telah meningkat tajam dalam 2,5 tahun terakhir.

Mereka menjadi ancaman terbesar bagi kebebasan beragama di dunia saat ini. Tujuan mereka adalah melawan orang-orang Kristen.

Di negara-negara komunis upaya pengontrolan telah meningkat terhadap warga Kristen.

Namun, di negara-negara itu orang Kristen cenderung menghadapi  penganiayaan karena hubungan mereka dengan para pembangkang dan Barat, dan begitu juga terkait iman mereka sendiri.

Di Korea Utara tidak ada pengakuan resmi terkait kegiatan keagamaan, dan dikontrol secara ketat. Cina terus menegaskan kewenangannya atas semua kelompok Kristen, terutama mereka yang tidak terdaftar dengan negara.

Sumber: Christian persecution has increased in 20 countries

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  2. Forum dialog Jakarta-Papua demi selesaikan polemik Papua
  3. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  4. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  5. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  6. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  7. Pendidikan alternatif membawa harapan warga miskin di Filipina
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Bagi penduduk daerah perbatasan, era tanpa kewarganegaraan berakhir
  10. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  1. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  2. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  3. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  4. Forum dialog Jakarta-Papua demi selesaikan polemik Papua
  5. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  6. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  7. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  8. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  9. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  10. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online