UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Gereja lakukan pembiaran terhadap intoleransi

22/10/2013

Gereja lakukan pembiaran terhadap intoleransi thumbnail

 

Gembala Gereja Reformasi Indonesia (GRI) Pendeta Bigman Sirait menilai bahwa saat ini jemaat Gereja-gereja di Indonesia, khususnya di Jakarta tidak kompak dalam menghadapi aksi intoleransi yang kerap terjadi menimpa beberapa gereja.

Pendeta Bigman menilai secara pasif jemaat gereja membiarkan tindak intoleransi terjadi.

“Secara pasif Gereja juga ikut. ‘Sudahlah itu bukan urusan kita, sudahlah nanti kita malah kena.’ Jadi secara pasif juga ikut membiarkan. Itu sebab, ekstrimis intoleran ini makin kuat jadinya,” jelasnya seperti dilansir Jawaban.com di Jakarta

“Saya bilang kurang kompak kenapa? Contoh ada satu gereja ditutup, gereja yang 5 kilo dari situ gak mau ikut campur dan diam saja. Tidak memberikan support,” jelas Pendeta Bigman.

Menurut Pendeta Bigman, Gereja harus mau bersatu dan bersama dalam menghadapi tindak intoleransi itu. Karena ketika Gereja diam dan tidak perduli maka gerakan intoleran akan bertambah. Hal itu menjadi berbahaya karena di saat yang bersamaan pemerintah pun secara aktif melakukan pembiaran.

Ia menambahkan ada beberapa hal yang mengakibatkan Gereja diam.

“Pertama memang penyakit denominasi masih kuat. Contoh, ‘itu bukan denominasi kita.’ Dan ternyata yang satu denominasi pun tidak mau, karena beda cabang. Dan yang kita lebih sadis lagi, jangan ikut-ikutan nanti, kita terlibat. Jadi memang sangat rendah (kepedulian Gereja), saya memandangnya sangat rendah,” jelasnya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Katolik Sri Lanka menentang amandemen UU aborsi
  2. Perempuan bangun kerukunan dalam sentimen anti-Muslim di Myanmar
  3. Renungan Hari Minggu Biasa VIII/A bersama Pastor Bill Grimm
  4. Caritas membantu penderita kanker ke daerah terpencil di India
  5. Provinsi SVD Cina mendapat imam baru dari Togo
  6. Paus Fransiskus: Populisme egoistis ‘dorong penolakan migran’
  7. Hukum Islam sedang diperjuangkan di Malaysia
  8. Gereja Katolik Vietnam mengenang uskup ‘rendah hati’
  9. Hari Kaum Muda menyatukan OMK Banglades
  10. Seorang misionaris di antara para ‘keluyuran malam’
  1. Rama yth. Menurut iman saya, semua orang katolik punya kuasa mengusir setan.....
    Said markoes padmonegoro on 2017-02-06 12:43:43
  2. Adakah hubungan baik seperti ini? Mengapa ini bisa? Karena ada bahaya mengancam...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-03 13:57:52
  3. Tidak salah orang mempunyai harapan keselamatan seperti hal sederhana seperti in...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-02 21:30:20
  4. Ikut senang.....
    Said Jenny Marisa on 2017-02-01 14:16:51
  5. Filipina telah memilih sendiri pemimpinnya.. nampaknya mereka suka sifatnya yang...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-30 12:24:36
  6. Pada akhirnya Surabaya menjadi pionir untuk penutupan lokalisasi, Risma memulai,...
    Said Agustinus Utomo on 2017-01-29 02:09:19
  7. tidak bisa dimengerti aturan2 di Cina.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-28 15:40:09
  8. Mas bisa bantu kami ga buat pelayanan pekerjaan Tuhan di kalimantan?...
    Said Daniel Malonda on 2017-01-27 11:58:36
  9. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  10. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
UCAN India Books Online