Lima orang ditangkap terkait pernikahan anak

24/10/2013

Lima orang ditangkap terkait pernikahan anak thumbnail

Shah Amina, 7, duduk dekat seorang polisi.

 

Polisi Pakistan menangkap lima pria pada Selasa karena diduga mengatur pernikahan seorang gadis berusia tujuh tahun di Lembah Swat.

Pernikahan tersebut sebagai hasil dari pertemuan suku setempat (Jirga), yang mengatur swara (pernikahan anak).

Kebiasaan ilegal itu ditemukan di daerah suku di Pakistan dan Afghanistan, terkait perselisihan keluarga di antara suku dan marga yang berbeda dan melibatkan perkawinan paksa gadis-gadis belia dengan anggota suku lain untuk menyelesaikan perselisihan.

Menurut polisi, seorang pria suku bernama  Sherzada menyarankan tetangganya, Muhammad Iqbal, agar putrinya berusia 16 tahun menikah putranya, Naik Zada.

Pinangan itu meminta Iqbal mengajak putri Sherzada berusia tujuh tahun, Shah Amina, sebagai pengantin.

Sebuah Jirga diadakan di Bazkhela di distrik Matta Tehsil untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jigra memerintahkan agar permintaan Iqbal harus dipenuhi.

Bertindak di luar hukum, polisi menggerebek rumah dua keluarga itu, menyelamatkan gadis muda dan menangkap lima orang.

“Kami telah menangkap ayah gadis itu, ayah mertua, dua anggota jirga dan ulama sesuai UU Pembatasan Pernikahan Anak,” kata Syed Amjad Ali, seorang perwira polisi setempat kepada ucanews.com.

Maulvi Fazal Jamil, yang memimpin upacara pernikahan, mengatakan pernikahan itu sesuai dengan syariat Islam.

“Tidak ada peraturan di dalam Islam tentang melakukan pernikahan gadis di bawah umur. Tapi, dia harus tetap tinggal bersama orangtuanya sampai dia mencapai usia remaja,” katanya.

“Saya diberitahu oleh dua keluarga bahwa pengantin perempuan berusia 20 tahun. Saya tidak melihatnya, seperti di bawah budaya Pasthun, pengantin tidak dibawa ke hadapan ulama,” kata Jamil.

UU Pembatasan Pernikahan Anak tahun 1929 melarang perempuan di bawah usia 16 tahun dan laki-laki di bawah usia 18 tahun untuk menikah, tetapi hukum jarang ditegakkan.

Angka tahunan tentang pernikahan anak terjadi di Pakistan masih belum diketahui karena kebanyakan kasus tidak dilaporkan.

Sumber: Five arrested in Pakistan over child marriage

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  2. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  3. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  4. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  5. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  6. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  7. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  10. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  4. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  5. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  6. 173 warga Uyghur tiba di Turki setelah dibebaskan dari tahanan Thailand
  7. Kemenag latih pengawas Madya Pendidikan Agama Katolik
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  10. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online