UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Vatikan menonaktifkan seorang uskup terkait gaya hidup mewah

24/10/2013

Vatikan menonaktifkan seorang uskup  terkait gaya hidup mewah thumbnail

 

Vatikan, Rabu (23/10/2013), menonaktifkan seorang uskup asal Limburg, Jerman yang menimbulkan skandal akibat gaya hidup mewahnya.

“Takhta Suci memutuskan untuk menonaktifkan sementara Mgr Franz-Peter Tebartz-van Elst. Bapa Suci sudah mendapatkan informasi masalah ini secara obyektif dan berlanjut,” demikian pernyataan resmi Vatikan.

Dengan keputusan ini, maka Mgr Franz-Peter Tebartz-van Elst untuk sementara waktu tidak bisa menjalankan tugas-tugasnya sebagai seorang uskup.

Sebelumnya, Mgr Franz-Peter terbang ke Roma menggunakan maskapai penerbangan murah Ryanair untuk menjelaskan masalah yang membelitnya kepada Paus Fransiskus.

Dia dituduh menggunakan penerbangan kelas bisnis saat melakukan perjalanan ke India dan memboroskan keuangan Gereja.

Tak hanya itu, ruang kerjanya di gedung keuskupan yang baru dibangun konon bernilai 2,9 juta euro. Di dalam ruang kerja itu terdapat ruang makan seluas 63 meter persegi dan sebuah bak mandi berharga 15.000 euro. Semua itu diperoleh dari uang pajak agama di Jerman.

Laporan itu menimbulkan skandal di Jerman dan memunculkan seruan transparansi keuangan Gereja Katolik.

Franz-Peter, 53, juga dikecam terkait megaproyek pembangunan di kota tua Limburg, Jerman yang terdiri atas museum, gedung konferensi, sebuah kapel dan apartemen pribadi. (tribunnews.com)

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Romo Budi gelar konser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  2. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  3. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  4. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  5. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  6. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  7. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  8. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  9. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  10. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online