UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Dialog penting untuk terwujudnya perdamaian

25/10/2013

Dialog penting untuk terwujudnya perdamaian thumbnail

 

Delegasi Republik Indonesia dan delegasi Republik Serbia bersama-sama mengakui, dialog antarumat beragama perlu dilakukan demi tercapainya keharmonisan. Dialog itu merefleksikan keinginan kedua negara itu untuk hidup rukun, damai, dan toleran.

“Kami yakin dialog sangat penting bagi terwujudnya perdamaian dunia,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama Bahrul Hayat PhD pada pembukaan Indonesia-Serbia Bilateral Interfaith Dialogue (ISBID) II,  Dialog Antarumat Beragama II Indonesia-Serbia, di kantor Kemenag Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (23/10), seperti dilansir satuharapan.com.

Dialog kedua itu berlangsung 22-26 Oktober, dengan tema “Managing Religious and Cultural Diversity (Mengelola Keragaman Agama dan Budaya)”.

Bagi Indonesia, kata Sekjen, kegiatan dialog antarumat beragama merupakan implementasi dari tujuan negara Indonesia sebagai tercantum dalam konstitusi, Indonesia, melaksanakan ketertiban dunia yang berdasar kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Kegiatan dialog ini juga penting untuk memperkuat pemahaman keagamaan yang menjunjung tinggi toleransi,” ia menambahkan.

Indonesia sebagai negara yang kompleks jumlah penduduk dan perbedaan agamanya namun tetap menjadi negara kesatuan, dinilai bisa dijadikan sebagai contoh bagi mereka untuk membangun sistem kerukunan.

Hubungan Erat

Ketua Delegasi Serbia Mileta Radojevic mengatakan hubungan yang erat antara Jakarta-Beograd telah dimulai tahun 1950-an pada saat negara itu masih bernama Yugoslavia.

“Kerja sama berlangsung dalam segala bidang kecuali bidang keagamaan. Kini saatnya kekosongan itu dapat diisi,” ujar Mileta.

Dengan total populasi penduduk sekitar tujuh juta orang, negara pecahan Yugoslavia itu memiliki populasi agama beragam, terdiri atas Kristen Ortodoks (80 persen), Katolik Roma (5 persen), Kristen Protestan (5 persen), Islam (3,5 persen), Yahudi (0,1 persen), dan sisanya agama lain.

Sekjen Bahrul Hayat menilai pertemuan itu sangat penting, di saat dunia sedang dalam kondisi yang sangat kompleks akibat adanya hegemoni politik, sosial, ekonomi, budaya, pengetahuan, perkembangan pesat teknologi informasi, dan lain sebagainya.

“Pertemuan itu juga menjadi agenda penting Presiden RI, mengingat tahun depan Indonesia menjadi tuan rumah forum global PBB aliansi peradaban dunia yang membahas pentingnya perdamaian antarperadaban,” ia menjelaskan.

Diskusi itu, seperti kata Sekjen, diharapkan mampu memperkuat pemahaman agama masing-masing, menambah kebersamaan kita, toleransi, dan kemanusiaan.

Peserta

ISBID I diselenggarakan pada 2011 di Beograd, ibu kota Serbia. ISBID II diikuti peserta dari kalangan pemerintah dan pemuka agama. Hadir Dirjen Informasi dan Diplomatik Publik AM Fachir dan Duta Besar RI untuk Serbia Semuel Samson.

Perwakilan Indonesia antara lain Bahrul Hayat (Kemenag), Abdul Fatah Muchit (Staf ahli Menag Bidang Kerukunan Umat Beragama), Amin Abdullah (staf Menag Bidang Pendidikan), H Mubarok (Kepala PKUB Pusat), Prof Franz Magnis-Suseno SJ (Guru Besar STF Driyarkara), Arkhimandrit Romo Daniel Bambang Dwi Byantoro (Gereja Ortodoks Indonesia), Pdt Joas Adiprasetya (ST Teologi Jakarta), KS Arsana (Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat), Suhadi Sendjaya (Perwakilan Umat Buddha Indonesia), Candra Setiawan (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia).

Serbia diwakili antara lain Mileta Radojevic (Direktur Urusan Kerja Sama Gereja dan Komunitas Agama-agama Serbia), Muhamed Jusufspahic (Mufti Serbia), Isak Asiel (Komunitas Yahudi Serbia), Stanislav Hocevar (Uskup Agung Gereja Katolik), Radomir Rakic (Gereja Serbia Ortodox), Dragomir Sando (Universitas Belgrade),  Patriarch Irinej, Dragon Novakovic , Aleksandar Rakovic, dan Adem ef Zilkic.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  2. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Umat Katolik Toraja se-Jabodetabek merayakan Paskah
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  9. Perdebatan transgender di Korea Selatan mendorong para aktivis LGBT menentang Kristen
  10. Ditolak sejumlah negara Asia Tenggara, pengungsi Rohingya disambut hangat di Aceh
  1. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  2. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  3. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  4. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  5. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  6. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  7. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  8. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  9. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  10. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online