UCAN Indonesia Catholic Church News
LA CIVILTÀ CATTOLICA

Orang muda Katolik jual boneka seorang santo untuk membangun kembali gereja

25/10/2013

Orang muda Katolik jual boneka seorang santo  untuk membangun kembali gereja thumbnail

 

Orang muda Katolik Filipina menjual boneka Santo Pedro Calungsod untuk membantu mengumpulkan dana guna merenovasi puluhan gereja yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 7,2 SR di Provinsi Bohol tengah pekan lalu.

April Frances Ortigas dari kelompok Katolik YouthPinoy mengatakan cara itu cocok karena Calungsod berasal dari wilayah Visayas yang dihantam gempa.

Pendapatan dari ‘boneka Pedrito’ Calungsod, warga Filipina populer di abad ke-17 yang dikanonisasi menjadi santo tahun lalu, akan bergabung bersama dengan sumbangan dari masyarakat dan pemerintah untuk membangun kembali gereja di Bohol dan tetangganya Cebu.

Uskup Agung Jose Palma dari Cebu mengatakan bahwa keuskupan agung itu akan menanggung sebagian besar biaya dalam merehabilitasi gereja tua yang hancur karena “pemerintah hanya menyediakan sedikit dana.”

“Umat akan mencari jalan untuk mengumpulkan dana,” katanya.

Heritage Conservation Society melaporkan 10 gereja rusak selama gempa 15 Oktober sementara otoritas Provinsi Bohol mendaftarkan sejumlah gereja lain yang rusak.

Di antara gereja yang rusak adalah Basilika yang dibangun pada abad ke-16, gereja tertua di negara ini.

Sebelumnya ketua presidium Konferensi Waligereja Filipina, Mgr Socrates Villegas, mendesak Gereja Katolik untuk fokus pada para korban daripada menghabiskan waktu dan uang untuk membangun kembali gereja-gereja.

“Jika pada titik bencana (para uskup) masih berpikir tentang gedung saya, gereja saya, keuskupan saya … itu tidak seperti Kristus,” katanya menyusul bencana pekan lalu.

Gempa itu telah menewaskan 194 orang, 12 masih hilang dan lebih dari 650 cedera, demikian Badan Pengurangan Risiko Bencana Nasional.

Lebih dari 53.000 rumah di tujuh provinsi semua atau sebagian hancur akibat gempa itu. Jumlah kerusakan bangunan dan infrastruktur telah diperkirakan lebih dari US $ 20 juta.

Sumber: Sales of Calungsod dolls help rebuild churches

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Seorang imam di Cina diadili tanpa ada putusan
  2. Umat Katolik ikut protes menentang rudal Korea Selatan
  3. Imam ini menuduh pemerintah mengincar aktivis Filipina
  4. Kecurigaan atas terpilihnya Carrie Lam jadi pemimpin Hong Kong
  5. Suster yang dibunuh di India ini akan segera dibeatifikasi
  6. Paus minta calon penerima Krisma agar tidak lakukan ‘bully’
  7. Militer Myanmar hadang bantuan untuk pengungsi
  8. Gereja di NTT dapat nilai merah untuk keterlibatan sosial
  9. Etnis Rakhine tolak status kewarganegaraan Rohingya
  10. Calon terkuat pemimpin Hong Kong ini bicara soal iman Katolik
  1. tidak nyaman untuk Hongkong......
    Said Jenny Marisa on 2017-03-28 16:18:04
  2. Salut utk postingan ini, rupanya kerajaan Allah sangat dekat dihati jika org org...
    Said Oklan liunokas on 2017-03-28 12:52:25
  3. Bagaimana mau memperhatikan kesejahteraan umatnya, di bebera desa, umatnya dimin...
    Said Boni on 2017-03-28 06:58:45
  4. Sangat bagus untuk kami renung...
    Said Paulus Parmos on 2017-03-27 20:24:30
  5. Ini menjadi tganggung jawab semua pihak. Para tokoh di mana saja ikut bertanggun...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-03-27 15:26:32
  6. kesejahteraan fisik, material, harus diperhatikan oleh permerintah. Upaya gereja...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-27 10:50:35
  7. Retreat is really helpful and crucial since by having special chance in silence ...
    Said Alot Andreas on 2017-03-26 15:18:10
  8. industri malah sering bikin susah.. di Indonesia saat ini petani menolak dibangu...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-23 11:34:22
  9. alam yang subur, tanah pertanian, perkebunan sayang kalau digunakan untuk indust...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-23 08:57:04
  10. Tetap maju terus perjuangan hidup di planet ini penjara besar sudah terlepas mak...
    Said NIKODEMUS KOWIP on 2017-03-21 15:38:37
UCAN India Books Online