UCAN Indonesia Catholic Church News
ENRICH YOUR SPIRITUAL LIFE

Patung Yesus didirikan di Suriah demi mendukung perdamaian abadi

25/10/2013

Patung Yesus didirikan di Suriah demi mendukung perdamaian abadi thumbnail

Patung bertema 'Aku Datang untuk Menyelamatkan Dunia' di Saidnaya. Patung berada dekat Biara Cherubim.

 

Patung perunggu Yesus Kristus, lebih tinggi dari patung Kristus Penebus di Rio de Janeiro, berdiri di negara yang dilanda perang, Suriah.

Patung bertema “Aku Datang untuk Menyelamatkan Dunia”  adalah gagasan  Yury Gavrilov (49), warga Moskow yang memimpin organisasi berpusat di London, St. Paul and St. George Foundation.

Proyek ini didukung Gereja Ortodoks Rusia dan pemerintah Rusia, yang aktif menyelesaikan masalah di Suriah. Rusia juga memiliki pangkalan angkatan laut di pantai laut Mediterania di kawasan Suriah.

Meskipun patung ini berdiri karena peran orang-orang Rusia, pembangunannya dilakukan di Armenia dan dibuat oleh pematung Armenia, Artush Papoian. Etnis Armenia di Suriah telah berbondong-bondong melarikan diri dari negara itu sejak konflik dimulai, sampai-sampai di Armenia dibangun sebuah pemukiman baru yang disebut New Aleppo untuk menampung pengungsi etnis Armenia tersebut.

Tempat pengungsian itu dinamai sesuai kota di Suriah utara tempat sebagian besar penduduknya berasal dari etnis Armenia. Sebanyak 7.000 etnis Armenia warga Suriah sekarang mencari perlindungan di negara tetangga, Republik Armenia.

Patung Yesus buatan orang Armenia didirikan pada 14 Oktober, bertepatan dengan dua hari libur keagamaan — Kristen Ortodoks dan Muslim. Kristen Ortodoks merayakan hari raya Perlindungan Perawan Suci Maria dan Muslim merayakan hari raya Kurban.

Konflik militer dihentikan untuk menghormati pendirian patung

Meskipun semua kegiatan militer dihentikan di wilayah itu saat patung didirikan, proyek ini telah dimulai sejak 2005 dan tidak terkait dengan krisis militer saat ini di negara itu, demikian Komsomolskaya Pravda, seperti dilansir satuharapan.com.

Patung ini terletak di puncak gunung dekat kota Saidnaya, dekat Biara Cherubim, yang berdiri di atas jalur ziarah bersejarah dari Konstantinopel ke Yerusalem dan 2.100 meter di atas permukaan laut.

Tinggi patung 39 meter, lebih tinggi daripada patung Kristus Penebus di Rio de Janeiro, setinggi 38 meter. Patung besar dapat dilihat dari negara tetangga, Libanon, Yordania, Palestina, dan Israel.

Direktur St. Paulus and St George Foundation, Samir el-Gadban, berkomentar tentang pentingnya patung di negara yang dilanda perang dan menyatakan harapannya untuk masa depan.

“Kami berharap pendirian patung ini bakal membawa perdamaian dan kasih di hati orang-orang. Dan, karya kami akan membantu memulihkan perdamaian dan ketenangan di wilayah ini yang telah lama menderita,” katanya kepada Komsomolskaya Pravda.

  • stella marie

    amazing :-),

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ancaman penggusuran dan penangkapan menghantui para pekerja teh
  2. Surat Gembala Prapaskah KAJ 2016: “KERAHIMAN ALLAH MEMERDEKAKAN”
  3. Renungan Minggu Biasa V/C bersama Pastor Bill Grimm
  4. Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia akan perteguh NKRI
  5. Suku India di desa terpencil berjuang untuk fasilitas dasar
  6. Kardinal Hong Kong bela pesan Imlek Paus Fransiskus untuk Beijing
  7. Sri Lanka harus berkomitmen dengan resolusi PBB, kata aktivis
  8. Tokoh lintas iman dukung penguatan KPK
  9. Jalan menuju keadilan dan kesetaraan
  10. Para uskup Filipina desak umat Katolik untuk tidak memilih ‘orang jahat’
  1. Semoga segala berjalan baik tanpa halangan apapun......
    Said donotchangemyname on 2016-02-02 09:22:00
  2. Salam. Saya menyebarkan tulisan saya tentang penghapusan hukuman mati. Kita bang...
    Said anton bele on 2016-01-27 19:45:00
  3. Susah kalau alam tidak bersahabat.. Andaikan bisa menemukan beberapa sumber air ...
    Said donotchangemyname on 2016-01-22 14:35:00
  4. Mungkin Taliban tidak suka ada orang2 yang pandai.. agar merekalah menang antara...
    Said donotchangemyname on 2016-01-21 09:37:00
  5. Pasang petisi online saja di change.org atau kalau keluarga ybs punya teman medi...
    Said Lukas Lumbantobing on 2016-01-20 06:14:00
  6. Tindakan seperti inilah yang menjadi alasan saya tetap mendukung hukuman mati...
    Said Lukas Lumbantobing on 2016-01-20 06:11:00
  7. Semoga Misa di mall tdk terjadi di Indonesia. Ini bentuk sinkretisme dan peleceh...
    Said Tarcisius on 2016-01-16 07:59:00
  8. Dalang dan akar2nya yang tidak kelihatan.....
    Said donotchangemyname on 2016-01-16 07:59:00
  9. Apa boleh buat, bapak Kardinal sudah mengizinkan... Zaman boleh berubah, saya te...
    Said donotchangemyname on 2016-01-15 10:57:00
  10. Setidaknya artikel ini sedikit lebih objektif. Gafatar tidak seperti apa yg dibe...
    Said Dae Buton on 2016-01-15 00:05:00
UCAN India Books Online