Kardinal berbicara tentang rekayasa makanan

28/10/2013

Kardinal berbicara tentang rekayasa makanan thumbnail

 

Dengan mendorong dialog Peter K.A. Kardinal Turkson mengatakan Gereja Katolik mendukung penggunaan bioteknologi untuk meningkatkan upaya membantu makanan bagi “orang miskin dan menderita”.

Namun, dia mendesak untuk menggunakan ilmu pengatahuan dengan bijaksana dan memberikan label pada makanan sehingga orang memiliki kebebasan untuk memilih.

“Sah-sah saja bagi manusia, dengan sikap yang benar, untuk turut campur tangan dalam alam dan membuat rekayasa,” kata Kardinal Turkson kepada sekitar 1.000 orang yang menghadiri simposium World Food Prize di pusat kota Des Moines.

“Manusia tidak dilarang … ketika ia ikut campur tangan untuk melakukan rekayasa sejumlah jenis makanan,” bahkan pada tingkat gen, untuk produksi makanan.

Mengutip Paus Yohanes Paulus II, Kardinal Turkson mengatakan perubahan iklim telah mempengaruhi produksi pangan di negara-negara miskin, “dan temuan ilmu pengetahuan harus dimasukkan untuk digunakan dalam rangka memastikan produktivitas lahan yang tinggi.”

Namun, Kardinal Turkson menanyakan mengapa bioteknologi telah menimbulkan “banyak ketidaksenangan, ketidakpercayaan, skeptisisme dan oposisi.”

Dia menyarankan bahwa “semua pemangku kepentingan” secara umum “diwakili dalam diskusi tersebut “tentang penggunaan bioteknologi.

Kardinal Turkson menyarankan beberapa “parameter moral” untuk membantu sebagai pedoman dialog. “Beberapa orang mungkin mengklaim bahwa penelitian itu secara etis adalah netral yang aplikasinya baik atau buruk,” katanya. “Tapi tidak ada aktivitas manusia yang secara etis netral.”

“Kadang-kadang kita perlu berhati-hati,” katanya. “Mari kita melakukan dengan wajar dan berhati-hati terlebih dahulu untuk menghindari risiko kesehatan manusia atau lingkungan. Kebijakan tersebut diperlukan untuk setiap elemen untuk memajukan kesejahteraan umum.”

Maka, menurut Kardinal Turkson, harus ada transparansi secara publik. “Mengadopsi standar komunikasi tertinggi dengan masyarakat serta aturan pelabelan untuk menjamin hak produsen dan konsumen atas informasi.”

Sumber: Cardinal speaks out on genetically modified foods

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  3. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  4. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  5. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  6. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  7. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  4. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  5. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  6. 173 warga Uyghur tiba di Turki setelah dibebaskan dari tahanan Thailand
  7. Kemenag latih pengawas Madya Pendidikan Agama Katolik
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  10. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online