UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Romo Sumarya meninggal saat ikut Jakarta Marathon

28/10/2013

Romo Sumarya meninggal saat ikut  Jakarta Marathon thumbnail

 

Romo Ignatius Sumarya SJ, salah satu peserta Jakarta Marathon 2013, meninggal dunia ketika tengah mengikuti jalannya perlombaan lari tingkat internasional, di Jakarta, Minggu (27/10).

Romo Sumarya adalah Rektor Seminari Menengah  Petrus Kanisius Mertoyudan, Magelang, Yogyakarta.  Ia jatuh dan pingsan ketika tengah berlari melintasi Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

Pihak panitia penyelenggara langsung membawa Romo Sumarya ke Rumah Sakit Jakarta.

Rajin berjogging

Romo Ignatius Dradjat Soesilo SJ, salah satu pembina Seminari Menengah Mertoyudan, mengungkapkan sempat tidak percaya dengan kabar meninggalnya Romo Maryo (sapaan Romo Sumarya).

“Tentu saja, kami sebagai keluarga merasa sangat kehilangan usai mendapat kabar ini. Kami tidak menduga dan cukup kaget, karena kondisi Romo Maryo sebetulnya cukup baik,” ujarnya.

Ia juga mengatakan saat berpamitan ke Jakarta, Jumat (25/10), kondisi kesehatan Romo Maryo juga cukup baik.

“Beliau pamit dengan biasa, dan tidak ada hal-hal yang membuat kami was-was. Dia berangkat Jumat, dan Sabtu pagi sempat menghadiri perkawinan mantan karyawan saat di Strada Jakarta. Bahkan, Sabtu malam beliau juga sempat makan bersama dengan teman-teman pastor Yesuit di Jakarta,” ucapnya.

Acara yang diikuti oleh Romo Maryo, ujarnya merupakan fun raising yang diadakan Kolese Yesuit, untuk penggalangan dana untuk Seminari Menengah Mertoyudan.

Terkait dengan dugaan serangan jantung, Romo Dradjat mengaku pimpinannya tersebut, tidak ada catatan medis mengidap penyakit jantung. Bahkan, Romo Maryo merupakan pastor yang rajin berolahraga setiap pagi dan sore.

“Dia rajin sekali jogging. Setahu saya juga tidak pernah mengeluh sakit apa-apa,” kenangnya.

Sebelum menjadi Rektor Seminari Menengah Mertoyudan,  Romo Maryo pernah bertugas sebagai ekonom Keuskupan Agung Semarang (KAS), Direktur Strada Keuskupan Agung Jakarta, Rektor Kolese Kanisius Jakarta (2002-2011), dan sekretaris eksekutif Komisi Pendidikan Konferensi Waligereja Indonesia.

Romo Sumarya juga dikenal dengan renungan harian Katolik yang beredar setiap hari di media sosial.

Jenazahnya disemayamkan di RS Sint Carolus, dan hari ini akan dibawa ke Kapel Kolese Kanisius untuk diadakan Misa Requiem, lalu akan dibawa ke Jawa Tengah.

Jenazahnya akan dimakamkan Girisonta,  pada Selasa (29/10), di sebuah pemakaman para pastor Yesuit.

Dari berbagai sumber

Foto; detik.com

  • Dimas Setiawan

    kami sekeluarga ikut berbela sungkawa atas telah berpulang nya Romo Sumarya ke rumah Bapa yang kekal di surga, beliau telah dipanggil kembali oleh Bapa di Surga, semoga arwah beliau senantiasa dibimbing dan dihantarkan oleh para mailakat surga menuju surga yang kekal dan bagi kerabat maupun keluarga nya diberikan penghiburan oleh Tuhan.

  • Tonny

    Selamat jalan Romo Sumaryo .. terima kasih untuk semua karya bhakti mu. Kami mendoakan dengan penuh yakin Romo skrg berada disisi Bapak.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Warga Tamil hadapi kehidupan suram setelah kembali dari pengungsian akibat perang
  2. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  3. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  4. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  5. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  8. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  9. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  10. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  1. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  2. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  3. Warga Tamil hadapi kehidupan suram setelah kembali dari pengungsian akibat perang
  4. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  5. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  6. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  7. Forum dialog Jakarta-Papua demi selesaikan polemik Papua
  8. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  9. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  10. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online