UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Delegasi Katolik berkumpul di Seoul untuk menghadiri Sidang Raya Dewan Gereja Dunia

29/10/2013

Delegasi Katolik berkumpul di Seoul untuk menghadiri Sidang Raya Dewan Gereja Dunia thumbnail

 

Sebuah delegasi Katolik dari pakar ekumenis tiba di Seoul, Korea Selatan pada akhir pekan, untuk Sidang Raya Dewan Gereja Dunia ke-10 yang akan diselenggarakan di Busan dari 30 Oktober hingga 8 November.

Dalam rangka acara tersebut, kelompok ini menghabiskan dua hari dengan mengunjungi komunitas Katolik lokal dan pertemuan dengan para pemimpin Gereja-gereja lain dan agama-agama non-Kristen.

Setelah diterima pada Sabtu oleh Duta Besar Takhta Suci untuk Korea, Uskup Agung Osvaldo Padilla, anggota delegasi mengambil bagian dalam Misa tengah hari pada hari Minggu di Katedral Myeongdong, Seoul, di mana mereka bertemu dengan Uskup Agung Yeom Soo-jung dan berdoa di rumah bawah tanah peninggalan beberapa misionaris Prancis, yang menjadi martir dalam salah satu dari banyak penganiayaan pada pertengahan abad ke-19.

Kemudian mereka mengunjungi seminari di Seoul di mana sekitar 270 pemuda calon imam (frater) dan di sana mereka disambut oleh mantan uskup agung kota itu, Kardinal Cheong Jinsuk, yang berbagi cerita tentang tahun-tahunnya di seminari (1954-1961).

Dengan mengenang kemiskinan dari sebagian besar rakyat Korea pada waktu itu, kardinal itu menjelaskan bagaimana Gereja harus beradaptasi dengan perkembangan yang luar biasa dari tahun 1960-an hingga tahun 1970-an yang membuat negaranya menjadi salah satu negara yang mengalami perkembangan tercepat di dunia.

Dia juga berbicara tentang hubungan baik Gereja Katolik dengan Gereja Protestan yang memiliki sekitar 18 persen dari populasi Korea.

Dia merasa bangga bahwa tahun 1977 Korea menjadi negara pertama yang menerbitkan terjemahan Alkitab dalam bahasa Korea secara ekumenis.

Para frater kemudian membawa delegasi itu menuju perpustakaan dan kapel yang menggunakan nama imam pribumi pertama negara itu, Pastor Kim Tae-gon yang dianiaya dan dibunuh tahun 1846 karena imannya. Saat itu ia baru berusia 26 tahun.

Sumber: Catholic delegation gathers in Seoul

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Doa untuk perdamaian dan persatuan di Pakistan
  2. Perdana Menteri Portugal ‘pulang’ ke Goa
  3. Bisakah perempuan berperan lebih besar dalam mengakhiri konflik di Myanmar?
  4. Presiden Duterte berterima kasih kepada Paus Fransiskus
  5. Renungan Hari Minggu Biasa III/A bersama Pastor Bill Grimm
  6. Gereja Katolik Banglades berkabung atas wafatnya imam misionaris Italia
  7. Gereja Sri Lanka menetapkan 2017 sebagai Tahun Santo Joseph Vaz
  8. Upaya terus dilakukan guna menyelamatkan orang muda Timor Leste dari HIV
  9. Tiongkok jauh dari ‘Model Vietnam’ dalam hubungan dengan Takhta Suci
  10. Katolik dan Protestan di Korea Selatan menyerukan dialog berkelanjutan
  1. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  2. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
  3. Yang saya salut dg agama2 asli Indonesia ini adalah kedamaiannya,...
    Said Surromenggala on 2017-01-13 06:19:39
  4. mas gre,bs kah membantu kami unt perobatan istri.setelah cek lab ada gangguan gi...
    Said nehemia tumanggor on 2017-01-07 14:45:59
  5. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  6. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  7. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  8. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  9. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  10. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
UCAN India Books Online