UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat Nasrani diminta terdepan berantas korupsi

29/10/2013

Umat Nasrani diminta terdepan berantas korupsi thumbnail

 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, mengharapkan masyarakat nasrani untuk berada di barisan terdepan bersama komunitas lain mendukung pemerintah di dalam memberantas praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Hal itu dikemukakan Asisten Administrasi dan Umum Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kartius pada penutupan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kalimantan Barat VII di Stadion Kridasana Singkawang, belum lama ini seperti dilansir sinarharapan.com.

Menurut Kartius, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menjadi contoh di dalam pemberantasan korupsi, ditandai predit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap lapan distribusi Anggaran Pendpatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Barat.

Penyerahan Dokumen Hasil Pemeriksaan BPK diserahkan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Kalbar oleh Anggota VI BPK, Rizal Djalil kepada Gubernur Kalimantan Barat, Drs Cornelis MH di Ruang Sidang Utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat, Kamis, 4 Juli 2013.

“Kita mesti berlomba-lomba bersama segenap komponen masyarakat lain untuk tidak melakukan korupsi. Praktik korupsi telah membuat pembangunan di dalam berbagai aspek terkendala, karena distribusi keuangan negara tersedot secara tidak procedural ke oknum pejabat tertentu dengan cara tidak sah,” kata Kartius.

Di samping itu, Kartius, mengingatkan tentang pentingnya menjalin komunikasi dialogis dan masyarakat lain, demi tetap terpeliharanya persatuan antar segenap komponen masyarakat.

Karena itu, lanjut Kartius, masyarakat nasrani di Provinsi Kalimantan Barat, mesti membuka diri. Masalah terbesar yang dihadapi masyarakat sekarang, adalah sejumlah pihak terlalu mengedepankan kesalehan individu di dalam pergaulan masyarakat, sehingga pihak lain dianggap sebagai musuh dan diri sendiri saja paling baik dan benar.

Diungkapkan Kartius, sebagian masyarakat sudah terlalu lama tinggal di kediaman yang paling dalam, yakni religiositas dan etnisitas. Sementara kunci terciptanya kerukunan dan kebersamaan antar masyarakat, kita mesti mengedepankan kesalahan sosial, dengan menerima orang lain apa adanya, dan perbedaan tidak dianggap sebagai musuh.

“Terlalu mengedepankan kesalehan individu, merupakan benih awal dari keretakan hubungan antar masyarakat. Masyarakat nasrani mesti berada di barisan terdepan di dalam mengaplikasikan kesalehan sosial,” kata Kartius.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Agung Kuala Lumpur mengatakan kata 'Allah' masih digunakan dalam Misa
  2. Kemensos siapkan 700 pekerja sosial rehabilitasi korban narkoba
  3. Romo Benny: Presiden bertindak tak sesuai Konstitusi
  4. Tiongkok akan melanjutkan pentahbisan uskup ilegal
  5. Utusan Vatikan bertemu para pejabat Vietnam di Hanoi
  6. Jaringan Islam Liberal: Charlie Hebdo tidak anti-Islam
  7. Para frater belajar menulis berita
  8. Presiden Jokowi harus buktikan penegakan HAM di 2015
  9. Duta Vatikan menekankan dialog antaragama dalam pertemuan dengan para uskup di Malaysia
  10. Kardinal Baldisseri turut berdebat tentang keluarga menjelang sinode
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Ratusan organisasi desak Myanmar mendrop RUU tentang agama, pernikahan yang kontroversial
  3. Kelompok HAM internasional soroti pelanggaran HAM di Indonesia
  4. Kelompok HAM: Tiongkok lakukan pelanggaran HAM luar biasa
  5. Kemiskinan kronis memicu pekerja anak
  6. Gereja kecam persembunyian orang miskin selama kunjungan Paus
  7. Semarang terbitkan Perda Perlindungan Perempuan dan PSK
  8. Kardinal Baldisseri turut berdebat tentang keluarga menjelang sinode
  9. Pengadilan Tiongkok menolak klaim pendeta terkait pelanggaran hak asasi
  10. Presiden Obama ingatkan India terkait kekerasan agama
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online