UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Agama-agama berkumpul menyanyikan kidung perdamaian

31/10/2013

Agama-agama berkumpul menyanyikan kidung perdamaian thumbnail

 

Komunitas lintas agama berkumpul bersama untuk mempromosikan perdamaian via lagu-lagu yang dinyanyikan di tengah intoleransi yang masih terjadi di Indonesia.

Bertajuk Perhelatan Kidung Damai III, kidung dari semua agama di Indonesia bergema di Gereja Isa Almasih, Semarang, Selasa (29/10).

Tembang “Ilahi ya Ilahi” dari kelompok Rebana El Ibrahim Pondok Pesantren Ibrahimyah juga mengumandang dalam acara itu.

“Kami senang bisa tampil di depan seluruh umat, tidak hanya Islam saja. Ini malah semakin membuat tahu bagaimana enaknya hidup rukun dengan umat lain,” ujar Zainul Haq, 25, penabuh rebana seperti yang dirilis tribunnews.com.

Romo Aloysius Budi Purnomo turut menyanyikan dua lagu hasil ciptaannya yaitu “Pada-Mu Hatiku Damai” dan “Aku Bahagia Karena Engkau Mencintai Aku”.

Pastor Paroki Katedral Semarang ini bercerita sekaligus mengajak masyarakat hidup dalam damai lewat lagunya.

“Setiap orang, apapun agamanya, merindukan berkah kedamaian. Tidak ada agama yang mengajarkan kebencian dan perpecahan,” ujarnya.

“Bangsa Indonesia perlu memperkuat kesatuan dan persatuan untuk menjadi bangsa yang mampu membangun kedamaian dunia,” ujar Pendeta Indrawan Eleeas, dari Gereja Isa Almasih, yang juga panitia penyelenggara.

Acara itu juga menampilkan banyak pertunjukkan dari berbagai umat dari Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Jesuit bantu korban gempa di Nepal
  2. Wapres: Prostitusi "online" atau tidak, bawah umur atau atas umur, tetap dilarang
  3. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  4. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  5. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  6. Umat Katolik KAJ diajak mendoakan para terpidana mati
  7. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  8. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  9. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  10. NIIS dan Janji Surga
  1. Umat Katolik KAJ diajak mendoakan para terpidana mati
  2. Kasih wanita Katolik Tiongkok terhadap anak terlantar menginspirasi anaknya menjadi imam
  3. Jesuit bantu korban gempa di Nepal
  4. Warga Filipina mengadakan tuguran untuk berdoa bagi Mary Jane
  5. Wapres: Prostitusi “online” atau tidak, bawah umur atau atas umur, tetap dilarang
  6. Ratusan demonstran berbaris meminta pengesahan amademen konstitusi
  7. KWI: Hukum untuk melindungi kehidupan, bukan menghilangkan kehidupan
  8. Kisah tentang penderitaan keluarga Mary Jane di Filipina
  9. Petisi online, selamatkan korban human trafficking Mary Jane
  10. Setelah Katolik Center, Maluku akan bangun Buddha dan Hindu Center
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online