UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Sidang WCC: Dialog antaragama untuk keadilan dan perdamaian

04/11/2013

Sidang WCC: Dialog antaragama untuk keadilan dan perdamaian thumbnail

Kurt Kardinal Koch

 

Tujuan dialog antaragama adalah untuk menemukan keadilan dan kedamaian dalam masyarakat. Tujuan dialog antar-ekumenis adalah menemukan kesatuan.

Demikian dikatakan   Kurt Kardinal Koch, Presiden Dewan Kepausan untuk Persatuan Kristiani kepada pers di Korea Selatan, di tengah penyelenggaraan Sidang Raya Dewan Gereja Dunia (World Council of Churches, WCC), di Busan, Korea Selatan, seperti dilansir satuharapan.com.

Kardinal Koch hadir pada perhelatan yang di Korea disebut sebagai “Olimpiade Agama.”  Sebab, sidang yang dihadiri lebih dari 5.000 peserta ini begitu beragam dan mengangkat sejumlah isu global yang penting.

Sidang ini dihadiri peserta mewakili  345 Gereja Protestan, tetapi juga menghadirkan para pemimpin Katolik dan Islam. Media di Korea Selatan menyebutkan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin hadir dalam acara tersebut. Sidang WCC banyak diharapkan untuk mencairkan kebekuan relasi di antara berbagai agama.

Kardinal Koch tiba di Seoul pada Senin (28/10) dan bertemu dengan para pemimpin dari Gereja Anglikan, Lutheran, Ortodoks, dan Gereja-gereja Methodist untuk membahas isu-isu yang dihadapi orang Kristen dan bertujuan untuk membangun persatuan.

Kardinal Koch tahun 2010 ditunjuk untuk mengepalai dewan itu yang mengelola berbagai pembicaraan dan dialog antara Gereja, termasuk Gereja Ortodoks, berbagai denominasi  Gereja Protestan dan Yahudi.

Di dunia, Gereja Protestan saja ada lebih dari 345 denominasi dan tidak ada yang tahu jumlah persisnya agama yang ada di Bumi. Orang dengan keyakinan yang berbeda telah saling tidak peduli atau terlibat konflik agama dalam kurun waktu yang panjang. Namun upaya solusi dinilai sangat sedikit.

Kardinal Koch, mengatakan Gereja Katolik telah ikut mengambil langkah menuju rekonsiliasi dengan mencari  dan memperdalam dialog di antara ide-ide yang berbeda. Sejak Konsili Vatikan II, Gereja Katolik telah menjangkau dalam dialog dengan berbagai Gereja dan agama-agama lain.

Kardinal Koch mengatakan bahwa bukan hanya kalangan religius yang perlu rekonsiliasi. Keretakan antara Gereja-gereja yang berbeda dan dugaan penyimpangan telah membuat orang-orang menjauh dari gereja, tidak terkecuali di Korea.

“… Apa yang Paus Fransiskus katakan bahwa Gereja bukan LSM. Gereja harus dimulai dengan persekutuan, saling mencintai dan yang pada akhirnya akan mengalir kembali ke masyarakat dan memiliki pengaruh baik. Itulah peran fundamental Gereja,” kata dia.

Uskup Agung Hyginus Kim Hee-joong, yang juga Ketua Komite Ekumene dan Dialog Antaragama   Konferensi Waligereja Korea untuk datang mendampingi Kardinal Koch di Busan.

Dia menambahkan, “Isu ini adalah masalah yang sangat sulit. Ada pepatah sesuatu yang tidak bisa maju, akan mundur.”

“Dalam rangka untuk kemajuan kita harus selalu ingat semangat mendasar dari Kristen dan mencoba untuk menjaga nilai dan kebajikan kontemporer,” kata dia.

“Sejak awal WCC ada untuk dialog antar gereja Kristen, juga mengutamakan persatuan antara agama Kristen. Mencari persatuan, saya yakin, akan memberikan kontribusi kepada masyarakat, dan mudah-mudahan juga rekonsiliasi di antara dua Korea. WCC dengan baik hati mengundang gereja Katolik adalah awal yang baik,” kata dia.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Agung Kuala Lumpur mengatakan kata 'Allah' masih digunakan dalam Misa
  2. Kemensos siapkan 700 pekerja sosial rehabilitasi korban narkoba
  3. Romo Benny: Presiden bertindak tak sesuai Konstitusi
  4. Utusan Vatikan bertemu para pejabat Vietnam di Hanoi
  5. Para frater belajar menulis berita
  6. Presiden Jokowi harus buktikan penegakan HAM di 2015
  7. Duta Vatikan menekankan dialog antaragama dalam pertemuan dengan para uskup di Malaysia
  8. Kardinal Baldisseri turut berdebat tentang keluarga menjelang sinode
  9. Wartawan ditahan di Tiongkok terkait laporan penganiayaan terhadap orang Kristen
  10. Kardinal Filoni memuji komunitas Katolik di Vietnam
  1. Seorang pastor Salesian terima penghargaan lingkungan dari pemerintah
  2. Pekerja migran hadapi pelecehan di luar negeri, apatis di dalam negeri
  3. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  4. Ratusan organisasi desak Myanmar mendrop RUU tentang agama, pernikahan yang kontroversial
  5. Kelompok HAM internasional soroti pelanggaran HAM di Indonesia
  6. Kelompok HAM: Tiongkok lakukan pelanggaran HAM luar biasa
  7. Kemiskinan kronis memicu pekerja anak
  8. Gereja kecam persembunyian orang miskin selama kunjungan Paus
  9. Semarang terbitkan Perda Perlindungan Perempuan dan PSK
  10. Kardinal Baldisseri turut berdebat tentang keluarga menjelang sinode
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online