UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Pelukan kasih Paus Fransiskus kepada seorang penderita penyakit langka

07/11/2013

Pelukan kasih Paus Fransiskus kepada seorang penderita penyakit langka thumbnail

 

Di akhir audiensi umum pada 6 November di Lapangan Santo Petrus, Vatikan Paus Fransiskus menarik perhatian para hadirin dengan hangat ia memeluk seorang pria yang menderita penyakit langka yang menyebabkan benjolan di seluruh tubuh seperti daging yang lembut, yang berasal dari jaringan saraf.

Pria itu diidentifikasi sebagai seorang penderita neurofibromatosis, yang menyebabkan rasa sakit yang hebat dan dapat menyebabkan gangguan penglihatan, dan bahkan kanker, demikian ungkap kelompok riset non profit Mayo Clinic.

Pengobatan penyakit ini sangat rumit. Neurofibromatosis adalah penyakit keturunan dan tidak menular. Para penderita penyakit ini sering mengalami diskriminasi dalam masyarakat.

POPE FRANCIS' GENERAL AUDIENCE

 

Ketika ia memberikan salam seperti biasa yang ia lakukan kepada para peziarah pada akhir audiensi umum, Paus Fransiskus berhenti selama beberapa menit untuk menerima orang sakit tersebut. Ia memeluk wajah pria itu, mencium, dan memberkati dia.

Cara tersebut adalah yang terakhir dalam serangkaian aksi solidaritas dan sentuhan kasih Bapa Suci yang telah menarik perhatian karena kehangatan dan kasih sayangnya terhadap mereka yang terpinggirkan dalam masyarakat.

Sebelumnya, Bapa Suci menjadi berita utama dengan mengunjungi orang muda di penjara, menanggapi surat dengan menelepon secara pribadi, dan mengundang para tunawisma lokal untuk makan malam di Lapangan Santo Petrus.

Sumber: Pope’s compassionate embrace for severely disfigured man

 

One Comment on "Pelukan kasih Paus Fransiskus kepada seorang penderita penyakit langka"

  1. krispyn on Tue, 26th Nov 2013 10:18 am 

    we love you bapak paus
    thank you for your love
    erik
    indonesian




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup minta tindakan terhadap anti Ibu Teresa
  2. VPI dan FMKI gelar seminar mencari pemimpin tepat DKI Jakarta
  3. Peretas kritik Gereja Katolik mengabaikan imam yang diculik
  4. Renungan Hari Minggu Biasa XIII/C bersama Pastor Bill Grimm
  5. 60 pengungsi Korea Utara dibaptis di Gereja Katolik Seoul
  6. Keuskupan Agung Semarang prioritaskan penyandang cacat
  7. Siapkan menu sahur, puasa pasangan beda agama
  8. LSM internasional desak PBB selesaikan pelanggaran HAM Papua
  9. Lokakarya Beijing ‘mendidik’ para rohaniwan Katolik
  10. Tahun Kerahiman, kesempatan pengampunan dan pembaharuan rohani bagi umat Katolik Pakistan
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online