Sidang WCC: Musuh bersama umat beragama adalah hilangnya perdamaian, kata Din

08/11/2013

Sidang WCC: Musuh bersama umat beragama adalah hilangnya perdamaian, kata Din thumbnail

Din Syamsuddin menyampaikan sambutannya dalam Sidang Raya WCC, di Busan, Korea Selatan.

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin menegaskan bahwa musuh bersama manusia adalah kemiskinan, ketidakadilan, diskriminasi, kekerasan dan terorisme.

“Musuh bersama kita bukanlah orang lain agama, tapi masalah yang dihadapi oleh masyarakat kita, seperti kemiskinan, buta huruf, ketidakadilan, diskriminasi, kekerasan dan terorisme, serta bentuk lain dari hilangnya perdamaian (the absence of peace), ” demikian ungkap Din dalam sambutannya sebagai presiden Asian Conference of Religions for Peace (ACRP)  di Sidang Raya WCC, di Busan, Korea Selatan, belum lama ini, seperti dilansir satuharapan.com.

Din, dalam kesempatan tersebut, menegaskan pentingnya umat Kristen dan Islam, terutama, untuk menemukan kata sepakat (a common word), yang dengan terang benderang, dari perspektif beragama kita, yang juga memberi perhatian pada kesejahteraan manusia dan kemanusiaan.

Untuk itu, menurut Din, umat beragama penting untuk terlibat penuh memupuk kesamaan daripada mempertajam perbedaan dalam rangka menghadapi musuh bersama tersebut.

“Bagaikan sebuah simponi, kita, umat yang berbeda keyakinan dapat terlibat dalam aksi-aksi bersama, dan sungguh ini adalah sebuah kesatuan yang positif,” tambah Din.

Foto: muhammadiyah.or.id

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  3. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  4. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  5. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  10. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  1. Kardinal Tagle menyerukan sumbangan Internasional untuk Kongres Ekaristi
  2. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  3. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  4. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  5. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  6. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  7. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  8. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  9. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  10. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online