UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

Tiga WNI diduga terlibat wisata seks anak via webcam

08/11/2013

Tiga WNI diduga terlibat wisata seks anak via webcam thumbnail

 

Tiga warga negara Indonesia (WNI) tercatat menjadi pelaku wisata  seks anak melalui webcam. Itulah hasil penelitian organisasi hak anak asal Belanda Terre Des Hommes selama 10 minggu.

Manager Terre Des Hommes untuk Indonesia, Sudaryanto mengatakan pihaknya kesulitan untuk melacak indentitas lengkap ketiga orang tersebut. Interpol Belanda saat ini tengah berusaha menyelidiki lebih lanjut mengenai pelaku-pelaku eksploitasi anak melalui webcam tersebut.

“Jadi sampai sekarang kita belum dapat tanggapan dari interpol tentang tindak lanjutnya. Tetapi data-data itu sudah diserahkan kepada interpol. Kita berharap dalam waktu dekat ada tindak lanjutnya dari pihak interpol, karena itu kan melibatkan banyak negara pelakunya, tidak bisa ditangani satu negara saja,” kata Sudaryanto di Kantor Terre Des Hommes Jakarta, seperti dilansir kbr68h.com.

Praktik wisata seks anak melalui webcam ini merupakan praktik eksploitasi seks terbaru yang dilakukan orang dewasa kepada anak usia 10 tahun. Organisasi anak dari Belanda  mencatat ada sekitar 1.000 orang dewasa dari 71 negara terlibat dalam praktik wisata seks anak melalui webcam.

Namun dari 1000 orang tersebut, baru 6 pelaku yang telah dipidanakan di seluruh dunia. Pihaknya menghimbau kepada seluruh negara, khususnya di Asia Tenggara agar memberikan pengawasan terhadap praktik-praktik seksual ini.

Menurut PBB dan FBI, ada lebih dari 750.000 anak predator seksual online pada saat ini.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mengenal agama Baha'i yang sedang dikaji pemerintah Indonesia
  2. Paus Fransiskus akan makan siang bersama dengan 20 orang muda Katolik Asia
  3. Jokowi-JK diingatkan soal kelompok a-nasional
  4. Jokowi menangi Pilpres 2014
  5. Kelompok masyarakat sipil dukung penetapan Pilpres oleh KPU
  6. Presiden terpilih didesak agar tetap pegang janji terkait HAM
  7. Komunitas Sant’Egidio refleksikan pelayanan mereka bersama uskup, imam dan suster
  8. Jokowi-JK harus pilih menteri yang dukung masyarakat adat
  9. Renungan hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  10. Presiden terpilih diminta untuk mewujudkan janji-janji HAM
  1. Puluhan orang cedera dalam upaya menghentikan pembongkaran gereja
  2. Paus Fransiskus: “Tolong berhenti, saya minta Anda dengan sepenuh hati”
  3. Lebaran, para biarawati bersilaturahim dengan Jokowi
  4. Kebebasan beragama harus menjadi prioritas presiden terpilih Jokowi
  5. Renungan hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  6. Wanita Sudan yang nyaris dieksekusi karena pindah agama bertemu Paus Fransiskus
  7. Paus Fransiskus akan makan siang bersama dengan 20 orang muda Katolik Asia
  8. Komunitas Sant’Egidio refleksikan pelayanan mereka bersama uskup, imam dan suster
  9. ISIS mengejar orang Kristen yang melarikan diri dari Mosul
  10. Jokowi-JK diingatkan soal kelompok a-nasional
  1. How can the state prohibits the use of Allah word, whereas the word is universal...
    Said y3 on 2014-07-14 14:51:00
  2. Good news. I have been in South Korea and several time attended Misa in Myongdon...
    Said y3 on 2014-07-14 14:40:00
  3. Tks Romo Uskup tercinta...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:31:00
  4. very cool monsinyur...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:23:00
  5. Aku ingin komentar namun diluar topik yang seenarnya. Namun ini menggangu pikira...
    Said Yohannes on 2014-07-08 17:53:00
  6. Kira2 FPI dan Kader PDIP garang yang mana ya.....kalo FPI yg diswiping tempat2 m...
    Said Wanto on 2014-07-05 18:19:00
  7. Amin...
    Said Cahya Nugroho on 2014-07-03 16:35:00
  8. Ini versi yang lebih lengkap dari pada yang sudah-sudah saya baca di media OL la...
    Said Dwi Prass on 2014-07-02 19:46:00
  9. sistem pemimpin dunia ini sudah akan berakhir. maka semua yg terjadi memang har...
    Said jojo on 2014-06-30 15:08:00
  10. Good article...
    Said yebambang on 2014-06-27 05:05:00
UCAN India Books Online