UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Bayi lahir di tengah kehancuran akibat topan Haiyan

12/11/2013

Bayi lahir di tengah kehancuran akibat topan Haiyan thumbnail

 

Seorang bayi perempuan lahir di bandara di kota Tacloban, Filipina yang telah hancur akibat topan dahsyat, pada Senin, memberikan secercah harapan di tengah kehancuran yang meluas.

Suara terdengar ketika Emily Ortega, 21, melahirkan seorang bayi sehat di sebuah klinik darurat di bandara yang hancur itu. Bayi tersebut diberi nama Bea Sagales Joy.

Ortega berada di pusat evakuasi ketika hembusan Topan Haiyan yang mencapai 315 kilometer per jam dan disertai hujan deras, memicu terjadinya banjir di beberapa wilayah yang dilintasi oleh badai tersebut. Ortega harus berenang  untuk mencapai sebuah  posko untuk menyelamatkan hidupnya, demikian Associated Press.

Bayi itu diberi nama Bea setelah  neneknya Beatrice, yang masih hilang hingga Senin.

Suami Ortega berada di ibukota Manila, yang berjarak sekitar 360 kilometer sebelah barat laut Tacloban. Dia tidak tahu apa yang telah terjadi dengan keluarganya.

Semua sarana di bandara Tacloban hancur karena air laut menyapu kota itu, menghancurkan kaca menara telkom, meratakan terminal dan menjungkirbalikkan kendaraan-kendaraan di sekitarnya.

Pengelola bandara Efren Nagrama, 47, mengatakan kepada Reuters bahwa  ketinggian air mencapai 7 meter.

Sementara itu, kisah menyedihkan  mulai bermunculan. Mayat-mayat terlihat tergantung di atas cabang-cabang pohon, bangunan, dan juga tergeletak di trotoar,  demikian lapor  Associated Press.

Sumber: ‘Miracle baby’ born amid Tacloban typhoon wreckage




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XIII/C bersama Pastor Bill Grimm
  2. 60 pengungsi Korea Utara dibaptis di Gereja Katolik Seoul
  3. Keuskupan Agung Semarang prioritaskan penyandang cacat
  4. Siapkan menu sahur, puasa pasangan beda agama
  5. LSM internasional desak PBB selesaikan pelanggaran HAM Papua
  6. Lokakarya Beijing ‘mendidik’ para rohaniwan Katolik
  7. Tahun Kerahiman, kesempatan pengampunan dan pembaharuan rohani bagi umat Katolik Pakistan
  8. Polisi secara brutal menyerang dan menyeret umat Katolik yang sedang berdoa
  9. Umat Kristiani Banglades berdoa bagi perdamaian
  10. Korupsi ancam eksistensi Pancasila
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online